MACAM-MACAM NAFSU
Amarah :
• Jiwa yang belum mampu membedakan baik, buruk, manfaat,mafsadat.
• Nafsu ini tidak mau menerima petuah dan saran.
Lawwamah :
• Jiwa yang memiliki keinsafan dan penyesalan setelah melakukan pelanggaran.
• Dalam berbuat maksiat dia sembunyi-sembunyi karena menyadari akibatnya tetapi belum mampu
mengendalikan nafsu jahat yang mempengaruhinya.
• Dalam keberadaannya ia lebih dekat kepada kemaksiatan.
Musawwalah :
• Jiwa yang telah mampu membedakan baik dan buruk meskipun untuk mengerjakan yang buruk bagi
nafsu ini tidak ada bedanya dengan melakukan perbuatan baik.
• Dalam melakukan perbuatan buruk tidak dilakukan dengan terang-terangan sebab dia merasa malu
kepada orang lain bukan pada diri sendiri.
Mutmainnah :
• Jiwa yang sudah mendapatkan pengarahan, tuntunan, dan pemeliharaan yang baik.
• Nafsu ini mendatangkan ketenangan jiwa, melahirkan sikap dan tindakan yang baik.
• Kejahatan sulit menerobos untuk menguasainya.
Mulhamah :
• Jiwa yang memperoleh ilham dari Allah swt. Ia dikaruniai ilmu, diperhias dengan akhlak mahmudah.
• Ia cenderung penyabar,suka bersyukur, tabah, dan ulet.
Raadhiyah :
• Jiwa yang ridha kepada Allah.
• Ia sangat baik dalam memperoleh anugerah dari Allah.
• Ia pandai bersyukur, tidak banyak menuntut, menerima apa adanya.
Mardyiyah :
• Jiwa yang diridoi Allah swt.
• Dapat dilihat dari sikap ikhlas, selalu dzikir, memperoleh kemuliaan.
Kaamilah :
• Jiwa yang sempurna.
• Ia mampu mengerjakan irsyad/petunjuk dan
• membawa kesempurnaan pada hamba Allah yang lain. Ia dapat ilmu dari bimbingan Allah.
Artikel


