MENGHITUNG HARI MENUJU UN 2010
Detik waktu terus melaju. Seakan tak memberi toleransi. Bagaikan kereta api yang berjalan terus….tanpa kenal kompromi. Dia baru akan berhenti…tatkala sudah sampai tujuan ..YAITU STASIUN….
Kereta api itu ibarat UN (Ujian Nasional). Sistem Ujian yang banyak membuat siswa/siswi merasa gugup dan takut menghadapinya. Namun UN adalah suatu kenyataan yang memang harus dihadapi oleh semua siswa dan juga pengajar di semua sekolah manapun. Suka tidak suka, siap tidak siap, sedih, malas, khawatir, antipati …..namun UN harus berhasil dilewati. Karena UN merupakan pintu gerbang menuju masa depan seseorang.
Bagi siswa SD dan SMP, UN merupakan pintu gerbang untuk melanjutkan ke sekolah yang lebih baik….bahkan yang lebih berkualitas dan juga bergengsi (terkadang). UN bagi siswa SMA merupakan pintu gerbang menuju masa depan yang sesungguhnya. Semua siswa belajar untuk bisa mengambil keputusan yang tepat terhadap pilihannya.
Empat alternatif pilihan bagi mereka : melanjutkan kuliah, bekerja, berumah tangga, atau tidak beraktivitas apapun alias nganggur. Semua harus melalui UN. Ternyata, UN mampu menjadi penentu masa depan pendidikan seseorang.
Perjalanan hari terasa begitu cepat. UN sudah ada di depan mata. Tinggal menghitung hari. Semua berjalan dengan begitu pasti. Begitu juga dengan kondisi siswa-siswi sekolah saat ini. Mulai dari siswa kelas 6 SD sampai kelas 12 SMA. Semua ikut mempersiapkan diri menyongsong UN 2010 yang semakin dekat. Banyak hal yang mereka persiapkan…mulai dari materi ujian, drill soal, kepercayaan diri, Keberanian, dan juga Kesehatan. Semua harus terkelola dengan baik. Inilah saatnya untuk belajar managemen /pengelolaan diri, baik dari segi pengelolaan waktu, aktivitas harian, kontinuitas ibadah, kesehatan, dan juga pengelolaan emosi.
Berikut disampaikan beberapa TIPS mengelola waktu menuju UN 2010 :
1. Membiasakan diri bangun tidur lebih awal (sekitar jam 3 pagi)
Bangun tidur langsung mandi. Menurut survey..mandi pagi dapat membuat pikiran lebih fresh dan otak mudah dalam berfikir jernih dan menghafal pelajaran.
2. Sholat Malam (Qiyamul Lail)
“Barangsiapa yang bangun di malam hari untuk melaksanakan Qiyamul Lail niscaya Allah akan mengangkat derajatnya lebih tinggi”.
Sholat Malam itu ibarat POWER. Orang yang membiasakan sholat malam…akan memperoleh kekuatan dan ketajaman dalam berfikir sehingga hari-harinya bisa lebih bermanfaat.
Orang yang membiasakan sholat malam pastinya akan meningkatkan kecintaan Allah kepadanya. Dan barangsiapa yang telah memperoleh kasih sayang Allah..niscaya apapun yang diminta akan dipenuhi. Insya Allah….
3. Pengelolaan Waktu Belajar
Atur waktu belajar dengan baik. Waktu belajar yang paling efektif adalah pagi hari sebelum sholat shubuh, saat di sekolah, dan sesudah sholat Isya. Belajar maksimal sampai jam 22.00 WIB.
Upayakan tidak tidur terlalu malam, karena tubuh butuh istirahat.
4. Frekuensi Drill Soal ditambah
Intinya, siswa harus banyak latihan soal. Jika perlu, saat mengerjakan soal diberi waktu. Dengan begitu kita dapat mengukur kemampuan kita dalam penguasaan soal sesuai dengan waktu yang diberikan.
Layaknya anak balita yang sedang belajar berjalan. Awalnya hanya bisa merangkak, namun ia berusaha untuk bisa berdiri. Walau jatuh bangun, ia terus berusaha agar dapat berdiri tegak. Saat sudah bisa berdiri, ia berusaha berjalan..walau tertatih-tatih, namun ia selalu berusaha. Dan perhatikan… bahwa ia selalu tersenyum menjalani semuanya. Semangat itulah yang perlu dicontoh. Semangat untuk bisa berjalan bahkan berlari. Semangat mencapai sesuatu dengan penuh kesabaran dan pantang menyerah.
5. Perbanyak Shodaqoh
Shodaqoh adalah salah satu pembuka pintu rezeki dan kelulusan UN merupakan salah satu rezeki dari Allah. Oleh karena itu, perbanyak mengeluarkan shodaqoh dan saling berbagi dengan saudara- saudara kita yang tidak mampu. Insya Allah dibalik keikhlasan kita dalam berbagi dan kemaqbulan doa mereka, segala urusan dipermudah Allah SWT. Amien.
6. Sholat di Awal Waktu
Membiasakan sholat diawal waktu dan menjaga kontinuitasnya dimanapun. Sholat yang berkualitas niscaya mampu menjadikan kita cakap dalam mengelola emosi dan selalu sabar menghadapi apapun.
7. Jaga makanan dan minuman (sehat dan bergizi)
Asupan makanan dan minuman harus terjaga kualitasnya, baik dari segi gizi maupun kehalalannya. Makanan yang mengenyangkan belum berarti sehat. Makanan yang bergizi belum berarti halal. Perlu kepandaian dalam memilah semuanya. Jadi, jaga tubuh kita agar dapat konsumsi makanan dan minuman yang bersih, sehat, bergizi, dan halal.
8. Istirahat yang cukup
Tubuh kita butuh relaksasi. Bentuk Relaksasi yang paling efektif adalah istirahat tidur. Tidur pun harus efektif dan tidak perlu lama. Tidak perlu tidur sampai 8 jam seperti anak balita. Tidur yang efektif adalah tidur manakala mata dan pikiran sudah mengantuk. Jika baru mata yang mengantuk sedang pikiran belum, terkadang tidur menjadi tidak efektif dan akhirnya membutuhkan waktu yang lama. Jadi, tugas siswa…belajarlah untuk tidur yang efektif. Insya Allah saat bangun akan terasa lebih segar.
9. Olah Raga yang rutin
Disela padatnya aktivitas sekolah dan belajar, ada baiknya siswa dapat berolah raga secara rutin. Cukup dengan jogging, bersepeda, atau yang lain. Semoga tubuh bisa lebih sehat dan segar.
10. Berdo’a
Manusia hanya bisa berikhtiar / berusaha, namun segala sesuatunya Allah yang menentukan. Do’a adalah kekuatan jiwa yang ditujukan kepada Yang Mempunyai Alam Semesta. PadaNya kita berharap dan memohon. Allah Sang Penentu nasib setiap hambaNya. Jadi…Perbanyaklah doa. Semoga Allah memudahkan jalan kita.
10 TIPS di atas semoga dapat bermanfaat untuk semua. Banyak hal yang bisa disiapkan mulai dari sekarang. Tidak ada kata “TERLAMBAT” untuk memulai suatu kebaikan. Semoga dibalik kerja keras dan usaha yang gigih dalam meraih tujuan yang ingin dicapai, Allah memberi imbalan berupa kelulusan sebagaimana yang diharapkan.
Bisakah kita coba ?????……
SELAMAT BERJUANG !
JANGAN PERNAH PUTUS ASA
RAIH KESUKSESAN DENGAN TEKUN DAN SABAR
By : Erniati Sholihah
http://www.erniatisholihah.sch.id
Bumi Demam! Kecepatan Es Yang Meleleh Dalam 10 Tahun Meningkat Menjadi 75%
Penyelidikan mendetail yang merupakan kerja sama lima negara terhadap daerah pesisir kutub selatan menemukan, pemanasan global membuat kecepatan es yang mencair di kutub Selatan setiap tahun naik hingga 75%, di beberapa daerah bahkan mencapai 140% (AFP)
Es yang mencair dalam skala besar terjadi di Bagian Barat kutub Selatan
Penelitian sebelumnya menganggap, karena volume salju yang turun besar, jumlah es di kutub Selatan akan bertambah, namun penemuan baru membuat teori tersebut mendapat tantangan.
Laporan dari Times news paper di Inggris mengatakan, cairan es yang mencair pada 2006 mencapai 1,96 milyard ton, jumlahnya mencapai 50 kali pemakaian air minum di Inggris.
Skala paling besar dari es mencair terjadi di wilayah barat, dalam 6 tahun es yang hilang diperkirankan 132 milyard ton, bila dibandingkan dengan tahun 96, penambahan mencapai 49 milyard ton.
Namun es yang mencair di kepulauan di benua Antartika kecepatannya paling besar, dalam sepuluh tahun es yang mencair dari 25 milyard ton hingga mencapai 60 milyard ton. Sumber es yang paling besar dari bumi di kutub Selatan, namun kecepatan es yang mencair tidak berubah, setiap tahun es yang mencair mencapai 4 milyard ton.
Ilmuwan Amerika Ruigena dari labolatorium NASA, dia memimpin lima negara melakukan penelitian, menggunakan European Space Agency, serta empat radar satelit dari kanada, jepang dan lain-lain, secara detail menggambarkan 85% dari perubahan es di pantai Antartika, mereka juga menghitung kecepatan sungai es yang mengalir.
Pernyataan ini dimuat dalam Natural Earth Science Journalist: “Ketika dalam penyelidikan kita, sumber es secara menyeluruh sungguh2 mengalir dan hilang, dalam 10 thn kehilangan tersebut bertambah mencapai 75%.
Wilayah Kutub Utara dan Selatan berubah gawat
Professor Bangmo dari University of Bristol mengatakan, penelitian tersebut memperlihatkan perubahan iklim mempunyai pengaruh besar terhadap es kutub Selatan, selain itu, keadaan yang terlihat sekarang juga sama terjadi di Greenland, Alaska dan Patagonia, ini adalah suatu trend yang terjadi di dunia.
Permukaan air laut naik
Penelitian tersebut sangat membantu ilmuwan memperkirakan volume es di kutub selatan pada abad berikutnya, es yang mencair di kutub selatan adalah faktor utama naiknya permukaan air laut, para ilmuwan menganggap sebelum tahun 2100 es di kutub selatan tidak mungkin mencair semua, namun bila es di kutub selatan semua mencair, air laut akan naik 61 – 65 meter, dibandingkan dengan Greenland, jika gletsernya mencair akan membuat permukaan air laut naik 7 meter.
Sumber : erabaru.or.id
Pekan Depan, Konferensi Pemuda Internasional Digelar di Banten
Sekitar 150 pemuda utusan 25 negara akan berkumpul di Pantai Anyer, Serang, Provinsi Banten, pada Konferensi Pemuda Internasional (International Youth Conference) sejak 29-30 September 2009.
Kegiatan tersebut akan diikuti sebanyak 150 pemuda terdiri dari 70 orang utusan 25 negara dan 80 pemuda mewakili organisasi kepemudaan, akademisi, serta individu dari Indonesia.
“Secara teknis Pemprov Banten siap menyambut kedatangan para delegasi pemuda dunia tersebut,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Iin Mansyur, di Serang, Jumat (25/9).
Konferensi Pemuda Internasional di Indonesia kali ini merupakan lanjutan dari konferensi serupa di Bahrain pada 2008 lalu. Kegiatan diharapkan menjadi wadah tukar-menukar informasi, pengalaman, dan pengetahuan untuk mengurangi dan mencegah tindak kekerasan dan radikalisme di kalangan pemuda.
“Konferensi tersebut akan mengeluarkan rekomendasi berupa pesan pemuda dari Banten untuk pemuda dunia,” ujar Ian.
Tahun ini, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Amerika Serikat, Korea Selatan, serta tuan rumah Indonesia. Sebagai juru bicara, Indonesia diwakili oleh Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo.
sumber kompas.com
Cium Bau Korupsi, Kejaksaan Selidiki Proyek PSB Online

screenshot psbsby-online.net
Ngadatnya situs Penerimaan Siswa Baru (PSB) berbuntut panjang. Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya menduga proyek Penerimaan Siswa Baru online senilai Rp 2,3 miliar itu berbau korupsi.
Dugaan ini karena pembuatan situs itu tidak dilakukan melalui lelang, namun berdasarkan penunjukan langsung yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Namun kasus dugaan korupsi ini sampai saat ini masih didalami oleh Kejari Surabaya.
“Kita masih tunggu laporan kongkrit dan ini masih dugaan atau pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket),” kata Kepala Kejari Surabaya, Abdul Azis kepada wartawan di kantor Kejari Surabaya, Jalan Raya Sukomanunggal Jaya, Senin (29/6/2009).
Ketika ditanya apakah keputusan langsung itu melanggar Keputusan Presiden Nomer 80 Tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Aziz pun langsung membantahnya, “Itu kan kata sampean (kamu),” jawabnya singkat.
Sementara itu, Kadis Pendidikan Kota Surabaya, Sahudi saat dikonfirmasi mengaku jika proyek yang dilakukan pihaknya sudah melalui jalur yang sesuai prosedur. “Saya memakai prinsip swakelola yang sudah dicantumkan pada Keppres 80 pasal 39. Sehingga tidak ada alasan kami melanggar aturan tender proyek dengan tidak menggelar lelang terbuka,” katanya saat dihubungi detiksurabaya.com.
Sahudi yang juga mantan kepala sekolah SMUN 15 Surabaya ini mengungkapkan jika program PSB online sudah disampaikan pada rapat penyusunan anggaran dengan DPRD Surabaya.
Saat ditanya penunjukan dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN), yakni Universitas Negeri Surabaya (Unnesa) dan Institut Teknologi Surabaya (ITS) dalam pembuatan situs itu, Sahudi mengaku jika kedua PTN tersebut banyak membantu Dinas Pendidikan dalam mengembangkan program pendidikan.
(bdh/bdh) detik.com
Seleksi di Sekolah Favorit Bakal Sangat Ketat!

Ilustrasi: Prediksi bakal lebih ketatnya persaingan merebut kursi di sekolah-sekolah favorit itu terjadi karena sekolah-sekolah tersebut mengurangi kuota PSB jalur akademis tahun ini secara sangat signifikan. Sebagian sekolah itu telah melakukan seleksi mandiri jauh hari sebelum PSB Online (sistem PSB terintegral di Bandung) dimulai.
Seleksi di sekolah-sekolah favorit tahun ini bakal berlangsung lebih ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Penerimaan Siswa Baru (PSB) melalui jalur akademis tahun ajaran 2009/2010 di Kota Bandung dimulai Senin (29/6) ini.
Prediksi bakal lebih ketatnya persaingan merebut kursi di sekolah-sekolah favorit itu terjadi karena sekolah-sekolah tersebut mengurangi kuota PSB jalur akademis tahun ini secara sangat signifikan. Sebagian sekolah itu telah melakukan seleksi mandiri jauh hari sebelum PSB Online (sistem PSB terintegral di Bandung) dimulai.
Seleksi mandiri ini dimungkinkan sebab sekolah-sekolah ini masuk Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI). SMAN 3 Kota Bandung, misalnya, mengurangi kuota PSB hingga separuh dari tahun lalu. Tahun ini, kuota PSB Online sekolah ini hanya 144 kursi. Tahun lalu, kuotanya mencapai 280.
Kuota sebesar 144 siswa itu pun masih harus dikurangi dua siswa yang tidak naik kelas. Belum lagi, kuota untuk para pendaftar dari luar daerah yang sebesar 10 persen.
“Maka, kuota total tersisa untuk warga Bandung hanya 128 kursi, seleksi bakal semakin ketat karena kuotanya memang lebih sedikit,” ujar Ketua PSB SMAN 3 Kota Bandung Dudi Rachmat.
Tahun lalu, passing grade (nilai minimal penerimaan) siswa di sekolah ini adalah 36,40—tertinggi di Bandung. Diperkirakan, tahun ini batas passing grade melampaui, setidaknya di atas 37,00.
Namun, Dudi tidak mau mereka-reka batas pastinya, karena bursa passing grade pasti hanya bisa muncul di hari pendaftaran. Seleksi didasarkan atas perolehan ujian nasional.
Sekolah RSBI itu telah menerima 160 siswa dari jalur mandiri, yang seleksinya dilakukan 6 April sampai 15 Mei 2009 lalu. Menurut Wakil Kepala Bidang Akademis SMAN 3 Kota Bandung Firmansyah Noor, seleksi jalur ini tidak menggunakan hasil UN. Namun, seleksi meliputi pemantauan potensi akademis dari nilai rapor dan wawancara.
Pengurangan kuota PSB jalur akademis juga terjadi di jenjang SMP. Menurut Ketua PSB SMPN 5 Kota Bandung Rudiono, kuota siswa baru melalui jalur PSB Online hanya 162 kursi.
Tahun sebelumnya, kuota mencapai sekitar 270 kursi. Pengurangan itu terjadi karena pada saat yang sama sekolah ini telah meningkatkan kuota kelas RSBI menjadi lima kelas. Sementara dua tahun lalu masih dua kelas.
Pungutan
Berbeda dengan jalur PSB Online, siswa yang diterima di kelas RSBI ini tidak dibebaskan dari pungutan. Tahun lalu, DSP kelas RSBI di SMAN 5 sebesar Rp 5 juta, sedangkan Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) sebesar Rp 300.000 per bulan.
“Di luar kelas RSBI, biaya digratiskan. Ke depannya, seluruh kelas di tempat kami semestinya sudah masuk RSBI, tetapi hal ini tergantung izin dari Disdik Kota Bandung,” ujar Rudiono.
Prediksi semakin ketatnya proses seleksi PSB Online diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Oji Mahroji. Di dalam sebuah pertemuan beberapa hari lalu, Oji mengatakan, nilai UN siswa SMP tahun ini meningkat.
Siswa yang memiliki nilai total UN sebesar 35-37 juga ikut meningkat. Untuk itu, orangtua diminta selektif, tidak gegabah, di dalam menentukan pilihannya.
Sumber : KOMPAS
Sedini Mungkin, Wirausaha Juga Perlu Ditanamkan
Nilai, sikap dan kemampuan wirausaha harus dibangun sedini mungkin dan meliputi generasi muda yang luas, khususnya para siswa-siswi sekolah menengah.
Demikian pendapat tersebut dilontarkan oleh mantan Menteri KLH Sarwono Kusumaatmadja saat membuka ‘Annual Student Company Competition 2009′ bertajuk “Wirausaha, Pilihan Karir di Masa Depan”, di Jakarta, Sabtu, (27/6). Acara tersebut merupakan kompetisi wirausaha untuk kalangan siswa SMP dan SMA/Sederajat yang digelar oleh Prestasi Junior Indonesia (PJI) hingga Minggu, (28/6).
Sarwono, selaku salah satu Komisi Nasional PJI, mengaku sangat gembira mendengar semakin besarnya kecenderungan generasi muda saat ini untuk menjadi pengusaha. Dia mengatakan, hal itu tak lain karena semakin banyak pengusaha semakin besar pula lapangan pekerjaan yang tersedia di tengah besarnya angka pengangguran yang kini mencapai 11 juta orang.
“Tentu dengan hadirnya lapisan wirausaha yang begitu besar akan dapat mewujudkan bangsa dan negara Indonesia yang makmur, disegani, dan kompetitif,” sambut Sarwono.
Diikuti oleh 15 tim sekolah yang telah mengikuti Student Company Program di PJI, para siswa tersebut berlomba mempresentasikan bisnis mereka mulai perencanaan bisnis, strategi pemasaran, target penjualan dan sebagainya. Sebagai aplikasi, mereka juga membuka stan bisnis mereka di lokasi berlangsungnya acara.
kompas.com
Artikel


