<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah SMA Martia Bhakti Bekasi</title>
	<atom:link href="http://mabhak.sch.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mabhak.sch.id</link>
	<description>Berkualitas Atas Dasar Iman dan Taqwa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Jan 2010 08:00:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>MENGHITUNG HARI MENUJU UN 2010</title>
		<link>http://mabhak.sch.id/2010/01/28/menghitung-hari-menuju-un-2010/</link>
		<comments>http://mabhak.sch.id/2010/01/28/menghitung-hari-menuju-un-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 07:37:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mabhak.sch.id/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[Detik waktu terus melaju. Seakan tak memberi toleransi. Bagaikan kereta api yang berjalan terus….tanpa kenal kompromi. Dia baru akan berhenti…tatkala sudah sampai tujuan ..YAITU STASIUN….
Kereta api itu ibarat UN (Ujian Nasional). Sistem Ujian yang banyak membuat siswa/siswi merasa gugup dan takut menghadapinya. Namun UN adalah suatu kenyataan yang memang harus dihadapi oleh semua siswa dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Detik waktu terus melaju. Seakan tak memberi toleransi. Bagaikan kereta api yang berjalan terus….tanpa kenal kompromi. Dia baru akan berhenti…tatkala sudah sampai tujuan ..YAITU STASIUN….</p>
<p>Kereta api itu ibarat UN (Ujian Nasional). Sistem Ujian yang banyak membuat siswa/siswi merasa gugup dan takut menghadapinya. Namun UN adalah suatu kenyataan yang memang harus dihadapi oleh semua siswa dan juga pengajar di semua sekolah manapun. Suka tidak suka, siap tidak siap, sedih, malas, khawatir, antipati …..namun UN harus berhasil dilewati. Karena UN merupakan pintu gerbang menuju masa depan seseorang.</p>
<p>Bagi siswa SD dan SMP, UN merupakan pintu gerbang untuk melanjutkan ke sekolah yang lebih baik….bahkan yang lebih berkualitas dan juga bergengsi (terkadang). UN bagi siswa SMA merupakan pintu gerbang menuju masa depan yang sesungguhnya. Semua siswa belajar  untuk bisa mengambil keputusan yang tepat terhadap pilihannya.</p>
<p>Empat alternatif pilihan bagi mereka : melanjutkan kuliah, bekerja, berumah tangga, atau tidak beraktivitas apapun alias nganggur. Semua harus melalui UN. Ternyata, UN mampu menjadi penentu masa depan pendidikan seseorang.</p>
<p>Perjalanan hari terasa begitu cepat. UN sudah ada di depan mata. Tinggal menghitung hari. Semua berjalan dengan begitu pasti. Begitu juga dengan kondisi siswa-siswi sekolah saat ini. Mulai dari siswa kelas 6 SD sampai kelas 12 SMA. Semua ikut mempersiapkan diri menyongsong UN 2010 yang semakin dekat. Banyak hal yang mereka persiapkan…mulai dari materi ujian, drill soal, kepercayaan diri, Keberanian, dan juga Kesehatan. Semua harus terkelola dengan baik. Inilah saatnya untuk belajar managemen /pengelolaan diri, baik dari segi pengelolaan waktu, aktivitas harian, kontinuitas ibadah, kesehatan, dan juga pengelolaan emosi.</p>
<p style="text-align: center">
<p style="text-align: center"><strong>Berikut disampaikan beberapa TIPS mengelola waktu menuju UN 2010 :</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: left">
<p style="text-align: left"><strong>1. </strong><strong>Membiasakan diri bangun tidur lebih awal (sekitar jam 3 pagi)</strong></p>
<p>Bangun tidur langsung mandi. Menurut survey..mandi pagi dapat membuat pikiran lebih fresh dan otak mudah dalam berfikir jernih dan menghafal pelajaran.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Sholat Malam (Qiyamul Lail)</strong></p>
<p><em>“Barangsiapa yang bangun di malam hari untuk melaksanakan Qiyamul Lail niscaya Allah akan mengangkat derajatnya lebih tinggi”.</em></p>
<p>Sholat Malam itu ibarat POWER. Orang yang membiasakan sholat malam…akan memperoleh kekuatan dan ketajaman dalam berfikir sehingga hari-harinya bisa lebih bermanfaat.</p>
<p>Orang yang membiasakan sholat malam pastinya akan meningkatkan kecintaan Allah kepadanya. Dan barangsiapa yang telah memperoleh kasih sayang Allah..niscaya apapun yang diminta akan dipenuhi. Insya Allah….</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Pengelolaan Waktu Belajar</strong></p>
<p>Atur waktu belajar dengan baik. Waktu belajar yang paling efektif adalah pagi hari sebelum sholat shubuh, saat di sekolah, dan sesudah sholat Isya. Belajar maksimal sampai jam 22.00 WIB.</p>
<p>Upayakan tidak tidur terlalu malam, karena tubuh butuh istirahat.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>4. </strong><strong>Frekuensi Drill Soal ditambah</strong></p>
<p>Intinya, siswa harus banyak latihan soal. Jika perlu, saat mengerjakan soal diberi waktu. Dengan begitu kita dapat mengukur kemampuan kita dalam penguasaan soal sesuai dengan waktu yang diberikan.</p>
<p>Layaknya anak balita yang sedang  belajar berjalan. Awalnya hanya bisa merangkak, namun ia berusaha untuk bisa berdiri. Walau jatuh bangun, ia terus berusaha agar dapat berdiri tegak. Saat sudah bisa berdiri, ia berusaha berjalan..walau tertatih-tatih, namun ia selalu berusaha. Dan perhatikan… bahwa ia selalu tersenyum menjalani semuanya. Semangat itulah yang perlu dicontoh. Semangat untuk bisa berjalan bahkan berlari. Semangat mencapai sesuatu dengan penuh kesabaran dan pantang menyerah.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>5. </strong><strong>Perbanyak Shodaqoh </strong></p>
<p>Shodaqoh adalah salah satu pembuka pintu rezeki dan kelulusan UN merupakan salah satu rezeki dari Allah.  Oleh karena itu, perbanyak mengeluarkan shodaqoh dan saling berbagi dengan saudara- saudara kita yang tidak mampu. Insya Allah dibalik keikhlasan kita dalam berbagi dan kemaqbulan doa mereka, segala urusan dipermudah Allah SWT. Amien.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>6. </strong><strong>Sholat di Awal Waktu</strong></p>
<p>Membiasakan sholat diawal waktu dan menjaga kontinuitasnya dimanapun.  Sholat yang berkualitas niscaya mampu menjadikan kita cakap dalam mengelola emosi dan selalu sabar menghadapi apapun.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>7. </strong><strong>Jaga makanan dan minuman (sehat dan bergizi)</strong></p>
<p>Asupan makanan dan minuman harus terjaga kualitasnya, baik dari segi gizi maupun kehalalannya. Makanan yang mengenyangkan belum berarti sehat. Makanan yang bergizi belum berarti halal. Perlu kepandaian dalam memilah semuanya. Jadi, jaga tubuh kita agar dapat konsumsi makanan dan minuman yang bersih, sehat, bergizi, dan halal.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>8. </strong><strong>Istirahat yang cukup</strong></p>
<p>Tubuh kita butuh relaksasi. Bentuk Relaksasi yang paling efektif adalah istirahat tidur. Tidur pun harus efektif dan tidak perlu lama. Tidak perlu tidur sampai 8 jam seperti anak balita. Tidur yang efektif adalah tidur manakala mata dan pikiran sudah mengantuk. Jika baru mata yang mengantuk sedang pikiran belum, terkadang tidur menjadi tidak efektif dan akhirnya membutuhkan waktu yang lama.  Jadi, tugas siswa…belajarlah untuk tidur yang efektif. Insya Allah saat  bangun akan terasa  lebih segar.</p>
<p><strong>9. </strong><strong>Olah Raga yang rutin</strong></p>
<p>Disela padatnya aktivitas sekolah dan belajar, ada baiknya siswa dapat berolah raga secara rutin. Cukup dengan jogging, bersepeda, atau yang lain. Semoga tubuh bisa lebih sehat dan segar.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>10. </strong><strong>Berdo’a</strong></p>
<p>Manusia hanya bisa berikhtiar / berusaha, namun segala sesuatunya Allah yang menentukan. Do’a adalah kekuatan jiwa yang ditujukan kepada Yang Mempunyai Alam Semesta. PadaNya kita berharap dan memohon. Allah Sang Penentu nasib setiap hambaNya. Jadi…Perbanyaklah doa. Semoga Allah memudahkan jalan kita.</p>
<p><strong>10 TIPS</strong> di atas semoga dapat bermanfaat untuk semua. Banyak hal yang bisa disiapkan mulai dari sekarang. Tidak ada kata “TERLAMBAT” untuk memulai suatu kebaikan. Semoga dibalik kerja keras dan usaha yang gigih dalam meraih tujuan yang ingin dicapai, Allah memberi imbalan berupa kelulusan sebagaimana yang diharapkan.</p>
<p align="center">
<p align="center"><strong>Bisakah kita coba ?????&#8230;&#8230;</strong></p>
<p align="center"><strong>SELAMAT BERJUANG !</strong></p>
<p align="center"><strong>JANGAN PERNAH PUTUS ASA</strong></p>
<p align="center"><strong>RAIH KESUKSESAN  DENGAN TEKUN DAN SABAR </strong></p>
<p>By : Erniati Sholihah</p>
<p><em>http://www.erniatisholihah.sch.id</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mabhak.sch.id/2010/01/28/menghitung-hari-menuju-un-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KEUTAMAAN SEDEKAH</title>
		<link>http://mabhak.sch.id/2010/01/27/keutamaan-sedekah/</link>
		<comments>http://mabhak.sch.id/2010/01/27/keutamaan-sedekah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 08:06:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rohima]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mabhak.sch.id/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[ﻣﺜﻞﺍﻟﺬﻳﻦ ﻳﻨﻔﻘﻮﻥﺍﻣﻮﺍﻟﻬﻢ ﻓﻲ ﺳﺒﻴﻞﺍﻟﻠﻪ
ﻛﻤﺜﻞﺣﺒﺔﺍﻧﺒﺘﺖ ﺳﺒﻊﺳﻨﺎﺑﻞﻓﻲ ﻛﻞﺳﻨﺒﻠﺔﻣﺄﺓﺣﺒﺔ&#8230;
Artinya:  “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji”.
(Q.S. Al Baqarah : 261)
Al Jurjani memberikan definisi sedekah ialah suatu pemberian yang diberikan oleh seorang kepada orang lain secara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center">ﻣﺜﻞﺍﻟﺬﻳﻦ ﻳﻨﻔﻘﻮﻥﺍﻣﻮﺍﻟﻬﻢ ﻓﻲ ﺳﺒﻴﻞﺍﻟﻠﻪ<br />
ﻛﻤﺜﻞﺣﺒﺔﺍﻧﺒﺘﺖ ﺳﺒﻊﺳﻨﺎﺑﻞﻓﻲ ﻛﻞﺳﻨﺒﻠﺔﻣﺄﺓﺣﺒﺔ&#8230;<br />
Artinya:  “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji”.<br />
(Q.S. Al Baqarah : 261)</p>
<p style="text-align: left">Al Jurjani memberikan definisi sedekah ialah suatu pemberian yang diberikan oleh seorang kepada orang lain secara sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Hal tersebut juga berarti suatu pemberian yang diberikan oleh seseorang sebagai kebajikan yang mengharap ridho Allah swt.</p>
<p style="text-align: left">Cakupan sedekah atau shodaqoh sangatlah luas. Sedekah itu tidak harus dengan harta karena segala amal kebaikan adalah sedekah, sehingga mencegah diri dari perbuatan maksiat adalah shodaqoh, memberi nafkah kepada keluarga adalah shodaqoh, beramar ma’ruf nahi munkar adalah shodaqoh, menumpahkan syahwat kepada isteri adalah shodaqoh, dan tersenyum kepada sesama muslim pun adalah juga shodaqoh.</p>
<p style="text-align: left">Dalam sebuah tausiahnya, <strong>Ustadz Yusuf Mansur</strong> menyampaikan bahwa sedikitnya ada <strong>empat keutamaan bersedekah.</strong><br />
<em><strong></strong></em></p>
<p style="text-align: left"><em><strong>Pertama</strong></em>, mengundang datangnya rezeki.</p>
<p style="text-align: left">“Allah berfirman dalam salah satu ayat Alquran bahwa Dia akan membalas setiap kebaikan hamba-hamba-Nya dengan 10 kebaikan. Bahkan di ayat yang lain dinyatakan 700 kebaikan. <em>Ali bin Abi Thalib</em> pernah menyatakan, “Pancinglah rezeki dengan sedekah”.<br />
<em><strong> </strong></em></p>
<p style="text-align: left"><em><strong>Kedua</strong></em>, sedekah dapat menolak bala.</p>
<p style="text-align: left">Rasulullah pernah bersabda, “Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala tidak pernah bisa mendahului sedekah.”</p>
<p style="text-align: left"><em><strong>Ketiga</strong></em>, sedekah dapat menyembuhkan penyakit.</p>
<p style="text-align: left">Rasulullah menganjurkan, “Obatilah penyakitmu dengan sedekah.”<br />
<em><strong></strong></em></p>
<p style="text-align: left"><em><strong>Keempat</strong></em>, menunda kematian dan memperpanjang umur.</p>
<p style="text-align: left">Rasulullah mengatakan, “Perbanyaklah sedekah. Sebab, sedekah bisa memanjangkan umur”. Mengapa semua itu bisa terjadi?  Hal tersebut bisa terjadi karena Allah mencintai orang-orang yang bersedekah.<br />
Kekuatan dan kekuasaan Allah jauh lebih besar dari persoalan yang dihadapi oleh manusia. Kalau Allah sudah mencintai seseorang, maka tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, tidak ada kebutuhannya yang Allah tidak kabulkan, tidak ada dosanya yang Allah tidak ampuni, dan dia akan meninggal dalam keadaan husnul khatimah (baik).</p>
<p style="text-align: left">Suatu hal yang harus diyakini oleh orang beriman ialah bahwa sedekah itu dapat menghalangi datangnya bala’ atau musibah kepada kita.  Seperti dikisahkan pada suatu hari hari datanglah dua orang akhwat ke sebuah pondok pesantren di Bandung yang mengaku baru kembali dari kampung halamannya di kawasan Jawa Tengah. Keduanya kemudian bercerita tentang sebuah kejadian luar biasa yang dialaminya ketika pulang kampung dengan naik bus antarkota, beberapa hari sebelumnya. Di tengah perjalanan, bus yang ditumpanginya terkena musibah, bertabrakan dengan dahsyatnya. Seluruh penumpang mengalami luka berat. Bahkan para penumpang yang duduk di dekatnya meninggal seketika dengan bersimbah darah. Dari seluruh penumpang tersebut hanya dua akhwat itulah yang selamat dengan tidak terluka sedikit pun.</p>
<p style="text-align: left">Mengapa mereka ditakdirkan Allah selamat? Menurut pengakuan keduanya, ada dua amalan yang dikerjakan keduanya waktu itu, yakni ketika hendak berangkat mereka sempat bersedekah terlebih dahulu dan selama dalam perjalanan selalu melafadzkan zikir. Sahabat, tidaklah kita ragukan lagi, inilah sebagian dari keutamaan bersedekah. Allah pasti menurunkan balasannya pada saat dibutuhkan dengan jalan yang tidak pernah disangka-sangka. Allah swt adalah Zat yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada semua hamba-Nya. Bahkan kepada kita yang hampir setiap desah napas selalu membangkang perintah-Nya, Dia tetap saja mengucurkan rahmat-Nya yang tiada terkira. Segala amalan yang kita perbuat, amal baik ataupun amal buruk, pasti akan kembali kepada kita. Demikian juga jika kita berbicara soal harta yang kini ada di genggaman kita.</p>
<p style="text-align: left">Demi Allah, semuanya datang dari Allah yang Mahakaya. Dititipkan-Nya kepada kita tiada lain supaya kita bisa beramal dan bersedekah dengan sepenuh keikhlasan. Kemudian kita akan mendapatkan balasan pahala dari pada-Nya, baik ketika di dunia ini maupun saat menghadap-Nya kelak. Dari pengalaman kongkret kedua akhwat di atas, dengan penuh keyakinan kita dapat menangkap bukti yang dijanjikan Allah SWT dan Rasul-Nya, bahwa sekecil apapun harta yang disedekahkan dengan ikhlas, niscaya akan tampak betapa dahsyat balasan dari-Nya. Boleh jadi, inilah yang menyebabkan Rasulullah SAW memerintahkan para sahabatnya yang tengah bersiap pergi menuju medan perang Tabuk, agar mengeluarkan sedekah. Saat itu Allah menurunkan ayat tentang sedekah kepada Rasulullah SAW, bahwa perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji.</p>
<p style="text-align: left">Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui (QS. Al-Baqarah: 261). Seruan Rasul itu disambut seketika oleh Abdurrahman bin Auf dengan menyerahkan empat ribu dirham seraya berkata, &#8220;Ya Rasulullah, harta milikku hanya delapan ribu dirham. Empat ribu dirham aku tahan untuk diri dan keluargaku, sedangkan empat ribu dirham lagi aku serahkan di jalan Allah&#8221;. &#8220;Allah memberkahi apa yang engkau tahan dan apa yang engkau berikan,&#8221; jawab Rasulullah SAW. Kemudian datang sahabat lainnya, Usman bin Affan. &#8220;Ya Rasul, saya akan melengkapi (menyumbang) peralatan dan pakaian bagi mereka yang belum mempunyainya,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: left">Adapun Ali bin Abi Thalib ketika itu hanya memiliki empat dirham. Ia pun segera menyedekahkan satu dirham waktu malam, satu dirham saat siang hari, satu dirham secara terang-terangan, dan satu dirham lagi secara diam-diam. Kenapa para sahabat begitu antusias dan spontan menyambut seruan untuk bersedekah? Tiada lain karena mereka yakin akan balasan yang berlipat ganda sebagaimana telah dijanjikan Allah dan Rasul-Nya. Sedekah adalah penyubur pahala, penolak bala, dan pelipat ganda rezeki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat. Masya Allah!</p>
<p style="text-align: left">Sahabat, betapa dahsyatnya sedekah yang dikeluarkan di jalan Allah yang disertai dengan hati ikhlas, sampai-sampai Rasul sendiri membuat perbandingan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, &#8220;Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptakan gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka bertanya? &#8220;Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?&#8221;.<br />
Allah menjawab, &#8220;Ada, yaitu besi&#8221;.<br />
Para malaikat pun kembali bertanya, &#8220;Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebihkuat dari pada besi?&#8221;.   Allah menjawab, &#8220;Ada, yaitu api&#8221;.<br />
Bertanya kembali para malaikat, &#8220;Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada api?&#8221;.   Allah menjawab, &#8220;Ada, yaitu air&#8221;.<br />
&#8220;Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?,&#8221; tanya para malaikat. Allah pun menjawab, &#8220;Ada, yaitu angin&#8221;.   Akhirnya para malaikat bertanya lagi, &#8220;Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?&#8221;.<br />
Allah yang Maha Gagah menjawab, &#8220;Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya&#8221;.&#8221;</p>
<p style="text-align: left">Wallahu a&#8221;lam bish-shawab.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mabhak.sch.id/2010/01/27/keutamaan-sedekah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PERINGATAN HARI GURU KE-64 DI SMA MARTIA BHAKTI</title>
		<link>http://mabhak.sch.id/2009/11/30/peringatan-hari-guru-ke-64-di-sma-martia-bhakti/</link>
		<comments>http://mabhak.sch.id/2009/11/30/peringatan-hari-guru-ke-64-di-sma-martia-bhakti/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 06:54:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mabhak.sch.id/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[“Terpujilah wahai engkau…Ibu Bapak Guru”
“Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku……”
Kata-kata diatas adalah penggalan bait lagu tentang guru.
Pada hari Rabu,.. tanggal 25 November 2009,…. pukul 12.30 WIB, seluruh siswa/i SMA Martia Bhakti berkumpul dilapangan upacara untuk bersama-sama memperingati hari guru yang ke-64. Upacara peringatan dilaksanakan dengan hikmat dan disertai persembahan kreasi dari siswa. Peringatan hari guru [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><em>“Terpujilah wahai engkau…Ibu Bapak Guru”<br />
“Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku……”</em></p>
<p style="text-align: center">Kata-kata diatas adalah penggalan bait lagu tentang guru.</p>
<p>Pada hari Rabu,.. tanggal 25 November 2009,…. pukul 12.30 WIB, seluruh siswa/i SMA Martia Bhakti berkumpul dilapangan upacara untuk bersama-sama memperingati hari guru yang ke-64. Upacara peringatan dilaksanakan dengan hikmat dan disertai persembahan kreasi dari siswa. Peringatan hari guru tersebut diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan ramah tamah seluruh guru dan karyawan di lingkungan SMA Martia Bhakti.</p>
<p>Banyak pesan dan hikmah mendalam dari peringatan guru hari itu.</p>
<p>Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Jasa guru tidak dapat terhitung dan tidak dapat tergantikan oleh apapun, termasuk harta dan kemewahan. Guru adalah insan yang berusaha membawa perubahan. Pengubah seseorang dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang bersifat kekanak-kanakan menjadi jiwa yang penuh kedewasaan dan kemandirian, dari yang tidak bisa apa-apa menjadi seseorang yang punya potensi yang besar. Kepandaian seseorang terlahir dari adanya guru. Kebesaran dan kesuksesan  seseorang pun tidak lepas dari peran serta guru.<br />
PadaMu Guru…Kami persembahkan doa dan harapan..Semoga Kejujuran dan Keikhlasan selalu mengiringi niatan dalam bekerja dan beribadah hanya karena-Nya.</p>
<p style="text-align: center"><strong>SELAMAT HARI GURU !!!</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mabhak.sch.id/2009/11/30/peringatan-hari-guru-ke-64-di-sma-martia-bhakti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HASIL PEMILIHAN OSIS SMA MARTIA BHAKTI PERIODE 2009/2010</title>
		<link>http://mabhak.sch.id/2009/11/30/hasil-pemilihan-osis-sma-martia-bhakti-periode-20092010/</link>
		<comments>http://mabhak.sch.id/2009/11/30/hasil-pemilihan-osis-sma-martia-bhakti-periode-20092010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 06:02:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mabhak.sch.id/?p=116</guid>
		<description><![CDATA[Kepengurusan OSIS terus mengalami regenerasi. Berbagai cara ditempuh dalam menggali dan mengembangkan potensi-potensi siswa, termasuk siswa angkatan II tahun 2009/2010 yang baru bergabung di SMA Martia Bhakti.
Hari Senin, 23 November 2009 dilaksanakan perkenalan sekaligus orasi dari para kandidat ketua OSIS yang baru. Ada tiga pasang kandidat ketua dan wakil ketua OSIS periode baru, yaitu :
1.	M [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kepengurusan OSIS terus mengalami regenerasi. Berbagai cara ditempuh dalam menggali dan mengembangkan potensi-potensi siswa, termasuk siswa angkatan II tahun 2009/2010 yang baru bergabung di SMA Martia Bhakti.</p>
<p>Hari Senin, 23 November 2009 dilaksanakan perkenalan sekaligus orasi dari para kandidat ketua OSIS yang baru. Ada tiga pasang kandidat ketua dan wakil ketua OSIS periode baru, yaitu :<br />
1.	M Moerviyana (S3S3) dan Yudha Tara (S3A2)<br />
2.	Edwin Sjam (S3A1) dan M Fadli Zuhdi (S3A1)<br />
3.	Efendi Adi Saputro (S3A3) dan Andhika Emir Putra (S3A2)</p>
<p>Hari Selasa, 24 November 2009 dilaksanakan pemungutan suara dari seluruh siswa/siswi SMA Martia Bhakti.</p>
<p>Berikut ini prosentase hasil pemilihan yang dilaksanakan secara serempak pada pukul 07.30 WIB dan langsung dibacakan hasilnya di depan lapangan upacara SMA Martia Bhakti :<br />
80% suara diraih oleh pasangan M Moerviyana dan Yuda Tara<br />
12% suara diraih oleh pasangan Edwin Sjam dan M Fadli Zuhdi<br />
8% suara diraih oleh pasangan Efendi AS dan Andhika Emir</p>
<p>Jadi Ketua Osis periode kepengurusan 2009/2010 dipimpin oleh pasangan M Moerviyana dan Yuda Tara</p>
<p>SELAMAT BEKERJA BAGI PASANGAN KETUA &amp; WAKIL KETUA OSIS PERIODE 2009/2010<br />
JADIKAN PERIODE INI ADALAH PERIODE YANG TERBAIK DARI BERBAGAI SEGI, BAIK KEGIATAN, KUALITAS &amp; POTENSI DIRI, PENUH DENGAN PRESTASI, INOVASI, MANDIRI &amp; JUGA PEDULI.<br />
SEMOGA MARTIA BHAKTI SEMAKIN BERKUALITAS ATAS DASAR IMAN DAN TAQWA</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mabhak.sch.id/2009/11/30/hasil-pemilihan-osis-sma-martia-bhakti-periode-20092010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MERAIH KEBERKAHAN HIDUP</title>
		<link>http://mabhak.sch.id/2009/10/30/meraih-keberkahan-hidup/</link>
		<comments>http://mabhak.sch.id/2009/10/30/meraih-keberkahan-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 02:05:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rohima]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mabhak.sch.id/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[ﻭﻟﻮﺍﻥﺍﻫﻞﺍﻟﻘﺮﻯﺍﻣﻨﻮﺍﻭﺍﺗﻘﻮﺍﻟﻒﺘﺤﻨﺎﻋﻟﻴﻬﻢﺑﺮﻛﺖﻣﻦﺍﻟﺴﻤﺎﺀﻭﺍﻻﺭﺽ
Artinya:  ”Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka  berkah dari langit dan bumi” (Q.S. Al A’Raaf : 96)
     Setiap orang tentu saja ingin memperoleh keberkahan dalam hidupnya di dunia ini. Oleh karena itu, kita selalu berdo’a dan meminta orang lain mendo’a kan kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ﻭﻟﻮﺍﻥﺍﻫﻞﺍﻟﻘﺮﻯﺍﻣﻨﻮﺍﻭﺍﺗﻘﻮﺍﻟﻒﺘﺤﻨﺎﻋﻟﻴﻬﻢﺑﺮﻛﺖﻣﻦﺍﻟﺴﻤﺎﺀﻭﺍﻻﺭﺽ<br />
Artinya:  ”Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka  berkah dari langit dan bumi” (Q.S. Al A’Raaf : 96)</p>
<p>     Setiap orang tentu saja ingin memperoleh keberkahan dalam hidupnya di dunia ini. Oleh karena itu, kita selalu berdo’a dan meminta orang lain mendo’a kan kita agar segala sesuatu yang kita miliki dan kita upayakan memperoleh keberkahan dari Allah swt. </p>
<p>     Secara harfiyah, berkah berarti an nama’ waz -ziyadah yakni tumbuh dan bertambah, ini berarti berkah adalah kebaikan yang bersumber dari Allah yang ditetapkan terhadap sesuatu sebagaimana mestinya sehingga apa yang diperoleh dan dimiliki akan selalu berkembang dan bertambah besar manfaat kebaikannya. Kalau sesuatu yang kita miliki membawa pengaruh negatif, maka kita berarti tidak memperoleh keberkahan yang diidamkan itu.  Namun, Allah swt. tidak sembarangan memberikan keberkahan kepada manusia. Ternyata, Allah hanya akan memberi keberkahan itu kepada orang yang beriman dan bertaqwa kepada-Nya. </p>
<p>     Janji Allah untuk memberikan keberkahan kepada orang yang beriman dan bertaqwa dikemukakan dalam firman-Nya yang artinya: Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya<br />
 (QS 7:96).</p>
<p>     Apabila manusia, baik secara pribadi maupun kelompok atau masyara- kat memperoleh keberkahan dari Allah swt., maka kehidupannya akan selalu berjalan dengan baik. Rizki yang diperolehnya cukup bahkan melimpah, sedang ilmu dan amalnya selalu memberi manfaat yang besar dalam kehidupan. Disinilah letak pentingnya bagi kita memahami apa sebenarnya keberkahan itu agar kita bisa berusaha semaksimal mungkin untuk meraihnya.</p>
<p><strong>Bentuk Keberkahan</strong></p>
<p>     Secara umum, keberkahan yang diberikan Allah kepada orang-orang yang beriman bisa kita bagi ke dalam tiga bentuk. </p>
<p><strong>Pertama</strong>, berkah dalam keturunan, yakni dengan lahirnya generasi yang shaleh. Generasi yang shaleh adalah yang kuat imannya, luas ilmunya dan banyak amal shalehnya, ini merupakan sesuatu yang amat penting, apalagi terwujudnya generasi yang berkualitas memang dambaan setiap manusia. Kelangsungan Islam dan umat Islam salah satu faktornya adalah adanya topangan dari generasi yang shaleh. Generasi semacam itu juga memiliki jasmani yang kuat, memiliki kemandirian termasuk dalam soal harta dan bisa menjalani kehidupan dengan sebaik-baiknya. </p>
<p><strong>Kedua</strong>, keberkahan dalam makanan yakni makanan yang halal dan thayyib, hal ini karena ulama ahli tafsir, misalnya Ibnu Katsir menjelaskan bahwa keberkahan dari langit dan bumi sebagaimana yang disebutkan dalam surat Al A’raf : 96 di atas adalah rizki, yang diantara rizki itu adalah makanan. Yang dimaksud makanan yang halal adalah disamping halal jenisnya juga halal dalam mendapatkannya, sehingga bagi orang yang diberkahi Allah, dia tidak akan menghalalkan segala cara dalam memperoleh nafkah. </p>
<p>Disamping itu, makanan yang diberkahi juga adalah yang thayyib, yakni yang sehat dan bergizi sehingga makanan yang halal dan tayyib itu tidak hanya mengenyangkan tapi juga dapat menghasilkan tenaga yang kuat untuk melaksanakan dan menegakkan nilai-nilai kebaikan sebagai bukti dari ketaqwaannya kepada Allah swt. Karena itu, agar apa yang dimakan juga membawa keberkahan yang lebih banyak lagi, meskipun sudah halal dan thayyib, makanan itu harus dimakan sewajarnya atau secukupnya. Hal ini karena Allah melarang manusia berlebih-lebihan dalam makan maupun minum. </p>
<p><strong>Ketiga</strong>, berkah dalam waktu yang cukup tersedia dan dimanfaatkannya untuk kebaikan, baik dalam bentuk mencari harta, memperluas ilmu maupun memperbanyak amal yang shaleh.  Oleh karena itu,  Allah menganugerahi kepada kita waktu, baik siang maupun malam dalam jumlah yang sama, yakni 24 jam setiap harinya, tapi bagi orang yang diberkahi Allah maka dia bisa memanfaatkan waktu yang 24 jam itu semaksimal mungkin sehingga pencapaian sesuatu yang baik ditempuh dengan penggunaan waktu yang efisien. Sudah begitu banyak manusia yang mengalami kerugian dalam hidup ini karena tidak bisa memanfaatkan waktu dengan baik, sementara salah satu karakteristik waktu adalah tidak akan bisa kembali lagi bila sudah berlalu, Allah berfirman yang artinya: Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran (QS. Al’Ashr :1-3).</p>
<p>Oleh karena itu, bagi seorang muslim yang diberkahi Allah, waktu digunakan untuk bisa membuktikan pengabdiannya kepada Allah swt, meskipun dalam berbagai bentuk usaha yang berbeda.</p>
<p><strong>Kunci Keberkahan</strong></p>
<p>     Dengan demikian menjadi jelas bagi kita bahwa sebagai seorang muslim, keberkahan dari Allah untuk kita merupakan sesuatu yang amat penting. Karena itu, ada kunci yang harus kita miliki dan usahakan dalam hidup ini. Sekurang-kurangnya, ada dua faktor yang menjadi kunci keberkahan itu.</p>
<p><strong>1.  Iman dan Taqwa Yang Benar. </strong></p>
<p>     Di dalam ayat di atas, sudah dikemukakan bahwa Allah akan menganugerahkan keberkahan kepada hamba-hambanya yang beriman dan bertaqwa kepada-Nya. Semakin mantap iman dan taqwa yang kita miliki, maka semakin besar keberkahan yang Allah berikan kepada kita. Karena itu menjadi keharusan kita bersama untuk terus memperkokoh iman dan taqwa kepada Allah Swt. Salah satu ayat yang amat menekankan peningkatan taqwa kepada orang yang beriman adalah firman Allah yang artinya: Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa dan jangan sampai kamu mati kecuali dalam keadaan berserah diri/muslim.<br />
 (QS. Ali ’imran :102).</p>
<p>Keimanan dan ketaqwaan yang benar selalu ditunjukkan oleh seorang mu’- min dalam bentuk melaksanakan perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya, baik dalam keadaan senang maupun susah, dalam keadaan sendiri maupun bersama orang lain. Tegasnya keimanan dan ketaqwaan itu dibuktikan dalam situasi dan kondisi yang bagaimananpun juga dan dimanapun dia berada.</p>
<p><strong>2.  Berpedoman kepada Al-Qur’an </strong></p>
<p>     Al-Qur’an merupakan sumber keberkahan sehingga apabila kita menjalan- kan pesan-pesan yang terkandung di dalam Al-Qur’an dan berpedoman kepadanya dalam berbagai aspek kehidupan, nicaya kita akan memperoleh keberkahan dari Allah swt, Allah berfirman yang artinya: Dan Al-Qur’an ini adalah suatu kitab (peringatan) yang mempunyai berkah yang telah kami turunkan. Maka mengapakah kamu mengingkarinya? (QS 21:50).</p>
<p>Karena harus kita jalankan dan pedomani dalam kehidupan ini, maka setiap kita harus mengimani kebenaran Al-Qur’an bahwa dia merupakan wahyu dari Allah swt. dan tidak akan kita temukan kelemahan dari Al-Qur’an, selanjut- nya kita membaca serta menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari, baik menyangkut aspek pribadi, keluarga, masyarakat maupun bangsa.<br />
     Akhirnya menjadi jelas bagi kita bahwa, keberkahan dari Allah yang kita dambakan itu, memperolehnya harus dengan berdo’a dan berusaha yang sungguh-sungguh, yakni dalam bentuk memantapkan iman dan taqwa serta selalu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam hidup ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mabhak.sch.id/2009/10/30/meraih-keberkahan-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembagian Raport Mid Semester</title>
		<link>http://mabhak.sch.id/2009/10/20/pembagian-raport-mid-semester/</link>
		<comments>http://mabhak.sch.id/2009/10/20/pembagian-raport-mid-semester/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 08:55:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mabhak.sch.id/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Pekan Ulangan Tengah Semester Gasal telah berakhir. SMA Martia Bhakti akan mengadakan pembagian raport mid semester yang akan dilaksanakan insya Allah pada :
Hari/Tanggal :   Senin/26 Oktober 2009
Tempat        :   Ruang Belajar SMA MArtia Bhakti
Waktu         :   [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pekan Ulangan Tengah Semester Gasal telah berakhir. SMA Martia Bhakti akan mengadakan pembagian raport mid semester yang akan dilaksanakan insya Allah pada :</p>
<p>Hari/Tanggal :   Senin/26 Oktober 2009<br />
Tempat        :   Ruang Belajar SMA MArtia Bhakti<br />
Waktu         :    14.15 s.d. selesai</p>
<p>Diharapkan seluruh siswa/siswi SMA Martia Bhakti dapat menyelesaikan nilai-nilai yang belum tuntas dan juga administrasinya.</p>
<p>Kurikulum</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mabhak.sch.id/2009/10/20/pembagian-raport-mid-semester/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MACAM-MACAM NAFSU</title>
		<link>http://mabhak.sch.id/2009/10/20/macam-macam-nafsu/</link>
		<comments>http://mabhak.sch.id/2009/10/20/macam-macam-nafsu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 08:28:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rohima]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mabhak.sch.id/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[Amarah : 
•	Jiwa yang belum mampu membedakan baik, buruk, manfaat,mafsadat.
•	Nafsu ini tidak mau menerima petuah dan saran. 
Lawwamah : 
•	Jiwa yang memiliki keinsafan dan penyesalan setelah melakukan pelanggaran.
•	Dalam berbuat maksiat dia sembunyi-sembunyi karena menyadari akibatnya tetapi belum mampu
        mengendalikan nafsu jahat yang mempengaruhinya.
•	Dalam keberadaannya ia lebih dekat kepada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Amarah : </strong><br />
•	Jiwa yang belum mampu membedakan baik, buruk, manfaat,mafsadat.<br />
•	Nafsu ini tidak mau menerima petuah dan saran. </p>
<p><strong>Lawwamah : </strong><br />
•	Jiwa yang memiliki keinsafan dan penyesalan setelah melakukan pelanggaran.<br />
•	Dalam berbuat maksiat dia sembunyi-sembunyi karena menyadari akibatnya tetapi belum mampu<br />
        mengendalikan nafsu jahat yang mempengaruhinya.<br />
•	Dalam keberadaannya ia lebih dekat kepada kemaksiatan. </p>
<p><strong>Musawwalah :</strong><br />
•	Jiwa yang telah mampu membedakan baik dan buruk meskipun untuk mengerjakan yang buruk bagi<br />
        nafsu ini tidak ada bedanya dengan melakukan perbuatan baik.<br />
•	Dalam melakukan perbuatan buruk tidak dilakukan dengan terang-terangan sebab dia merasa malu<br />
        kepada orang lain bukan pada diri sendiri. </p>
<p><strong>Mutmainnah : </strong><br />
•	Jiwa yang sudah mendapatkan pengarahan, tuntunan, dan pemeliharaan yang baik.<br />
•	Nafsu ini mendatangkan ketenangan jiwa, melahirkan sikap dan tindakan yang baik.<br />
•	Kejahatan sulit menerobos untuk menguasainya. </p>
<p><strong>Mulhamah : </strong><br />
•	Jiwa yang memperoleh ilham dari Allah swt. Ia dikaruniai ilmu, diperhias dengan akhlak mahmudah.<br />
•	Ia cenderung penyabar,suka bersyukur, tabah, dan ulet. </p>
<p><strong>Raadhiyah : </strong><br />
•	Jiwa yang ridha kepada Allah.<br />
•	Ia sangat baik dalam memperoleh anugerah dari Allah.<br />
•	Ia pandai bersyukur, tidak banyak menuntut, menerima apa adanya. </p>
<p><strong>Mardyiyah : </strong><br />
•	Jiwa yang diridoi Allah swt.<br />
•	Dapat dilihat dari sikap ikhlas, selalu dzikir, memperoleh kemuliaan. </p>
<p><strong>Kaamilah :</strong><br />
•	Jiwa yang sempurna.<br />
•	Ia mampu mengerjakan irsyad/petunjuk dan<br />
•	membawa kesempurnaan pada hamba Allah yang lain. Ia dapat ilmu dari bimbingan Allah. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mabhak.sch.id/2009/10/20/macam-macam-nafsu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bumi Demam! Kecepatan Es Yang Meleleh Dalam 10 Tahun Meningkat Menjadi 75%</title>
		<link>http://mabhak.sch.id/2009/10/20/bumi-demam-kecepatan-es-yang-meleleh-dalam-10-tahun-meningkat-menjadi-75/</link>
		<comments>http://mabhak.sch.id/2009/10/20/bumi-demam-kecepatan-es-yang-meleleh-dalam-10-tahun-meningkat-menjadi-75/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 06:19:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mabhak.sch.id/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Penyelidikan mendetail yang merupakan kerja sama lima negara terhadap daerah pesisir kutub selatan menemukan, pemanasan global membuat  kecepatan es yang mencair di kutub Selatan setiap tahun naik hingga 75%, di beberapa daerah bahkan mencapai 140% (AFP)
Es yang mencair dalam skala besar terjadi di Bagian Barat kutub Selatan
Penelitian sebelumnya menganggap, karena volume salju yang turun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penyelidikan mendetail yang merupakan kerja sama lima negara terhadap daerah pesisir kutub selatan menemukan, pemanasan global membuat  kecepatan es yang mencair di kutub Selatan setiap tahun naik hingga 75%, di beberapa daerah bahkan mencapai 140% (AFP)</p>
<p><strong>Es yang mencair dalam skala besar terjadi di Bagian Barat kutub Selatan</strong></p>
<p>Penelitian sebelumnya menganggap, karena volume salju yang turun besar, jumlah es di kutub Selatan akan bertambah, namun penemuan baru membuat teori tersebut mendapat tantangan.</p>
<p>Laporan dari Times news paper di Inggris mengatakan, cairan es yang mencair pada 2006 mencapai 1,96 milyard ton, jumlahnya mencapai 50 kali pemakaian air minum di Inggris.</p>
<p>Skala paling besar dari es mencair terjadi di wilayah barat, dalam 6 tahun es yang hilang diperkirankan 132 milyard ton, bila dibandingkan dengan tahun 96, penambahan mencapai 49 milyard ton.</p>
<p>Namun es yang mencair di kepulauan di benua Antartika kecepatannya paling besar, dalam sepuluh tahun es yang mencair dari 25 milyard ton hingga mencapai 60 milyard ton. Sumber es yang paling besar dari bumi di kutub Selatan, namun kecepatan es yang mencair tidak berubah, setiap tahun es yang mencair mencapai 4 milyard ton.</p>
<p>Ilmuwan Amerika Ruigena dari labolatorium NASA, dia memimpin lima negara melakukan penelitian, menggunakan European Space Agency, serta empat radar satelit dari kanada, jepang dan lain-lain, secara detail menggambarkan 85% dari perubahan es di pantai Antartika, mereka juga menghitung kecepatan sungai es yang mengalir.</p>
<p>Pernyataan ini dimuat dalam Natural Earth Science Journalist: “Ketika dalam penyelidikan kita, sumber  es secara menyeluruh sungguh2 mengalir dan hilang, dalam 10 thn kehilangan tersebut bertambah mencapai 75%.</p>
<p><strong>Wilayah Kutub Utara dan Selatan berubah gawat</strong></p>
<p>Professor  Bangmo dari University of Bristol mengatakan,   penelitian tersebut memperlihatkan perubahan iklim mempunyai pengaruh besar terhadap es kutub Selatan, selain itu, keadaan yang terlihat sekarang juga sama terjadi di Greenland, Alaska dan Patagonia, ini adalah suatu trend yang terjadi di dunia.</p>
<p><strong>Permukaan air laut naik</strong></p>
<p>Penelitian tersebut sangat membantu ilmuwan memperkirakan volume es di kutub selatan pada abad berikutnya, es yang mencair di kutub selatan adalah faktor utama naiknya permukaan air laut, para ilmuwan menganggap sebelum tahun 2100 es di kutub selatan tidak mungkin mencair semua, namun bila es di kutub selatan semua mencair, air laut akan naik 61 – 65 meter, dibandingkan dengan Greenland, jika  gletsernya mencair akan membuat permukaan air laut naik 7 meter.</p>
<p>Sumber :  erabaru.or.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mabhak.sch.id/2009/10/20/bumi-demam-kecepatan-es-yang-meleleh-dalam-10-tahun-meningkat-menjadi-75/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asyiiik&#8230;Pusat Bahasa Gelar Lomba untuk Peserta BIPA</title>
		<link>http://mabhak.sch.id/2009/09/27/asyiiik-pusat-bahasa-gelar-lomba-untuk-peserta-bipa/</link>
		<comments>http://mabhak.sch.id/2009/09/27/asyiiik-pusat-bahasa-gelar-lomba-untuk-peserta-bipa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 17:25:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rohima]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mabhak.sch.id/2009/09/27/asyiiik-pusat-bahasa-gelar-lomba-untuk-peserta-bipa/</guid>
		<description><![CDATA[Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) gelar Lomba Keterampilan Berbahasa Indonesia bagi Peserta Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).
Jenis lomba yang diadakan meliputi aktivitas yang dapat memperlihatkan empat kemampuan berbahasa yang dimiliki peserta, yaitu keterampilan membaca, mendengarkan, berbicara, serta menulis. Sifat kepesertaannya terbuka, yaitu dapat diikuti oleh peserta BIPA yang tersebar di lembaga pengajaran BIPA, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 308px"><a href="http://www.kompas.com/data/photo/2009/09/12/1802224p.jpg"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/09/12/1802224p.jpg" alt="Ilustrasi: Pusat Bahasa Depdiknas gelar Lomba Keterampilan Berbahasa Indonesia bagi Peserta Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Jenis lomba meliputi aktifitas yang dapat memperlihatkan empat kemampuan berbahasa para peserta, yaitu keterampilan membaca, mendengarkan, berbicara, serta menulis." width="298" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Ilustrasi: Pusat Bahasa Depdiknas gelar Lomba Keterampilan Berbahasa Indonesia bagi Peserta Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Jenis lomba meliputi aktifitas yang dapat memperlihatkan empat kemampuan berbahasa para peserta, yaitu keterampilan membaca, mendengarkan, berbicara, serta menulis.</p></div>
<p>Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) gelar Lomba Keterampilan Berbahasa Indonesia bagi Peserta Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).</p>
<p>Jenis lomba yang diadakan meliputi aktivitas yang dapat memperlihatkan empat kemampuan berbahasa yang dimiliki peserta, yaitu keterampilan membaca, mendengarkan, berbicara, serta menulis. Sifat kepesertaannya terbuka, yaitu dapat diikuti oleh peserta BIPA yang tersebar di lembaga pengajaran BIPA, baik yang di Indonesia maupun di luar negeri.</p>
<p>Batas waktu pendaftaran peserta paling lambat pada 23 September 2009. Nama para peserta akan diumumkan melalui surat ke alamat <em>e-mail </em>peserta dua hari setelah pendaftaran ditutup.</p>
<p>Selain itu, panitia juga akan menambahkan nama peserta ke dalam jaringan Facebook pada 25 September 2009. Peserta yang mendapatkan nama &#8220;Lomba Keterampilan BIPA&#8221; dalam bagian permintaan di Facebook-nya diminta untuk segera mengonfirmasi.</p>
<p>Untuk mengetahui lebih jauh, informasi bisa didapatkan melalui panitia lomba di Gedung Iswara Lt II-Pusat Bahasa Depdiknas, Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta 13220, telepon (021) 475 0406/4706288 pesawat 157 dan faksimile 475 0407 atau LombaKeterampilanBIPA@gmail.com dan bipapb@yahoo.co.id.</p>
<p>Syarat-syarat lainnya bisa dilihat di <a href="http://pusatbahasa.depdiknas.go.id/lamanv3/detail_berita/1178">pusatbahasa.depdiknas.go.id/lamanv3/detail_berita/1178</a>.</p>
<p>sumber <a href="http://edukasi.kompas.com/read/xml/2009/09/12/18033128/asyiiik...pusat.bahasa.gelar.lomba.untuk.peserta.bipa.">kompas.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mabhak.sch.id/2009/09/27/asyiiik-pusat-bahasa-gelar-lomba-untuk-peserta-bipa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pekan Depan, Konferensi Pemuda Internasional Digelar di Banten</title>
		<link>http://mabhak.sch.id/2009/09/27/pekan-depan-konferensi-pemuda-internasional-digelar-di-banten/</link>
		<comments>http://mabhak.sch.id/2009/09/27/pekan-depan-konferensi-pemuda-internasional-digelar-di-banten/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 17:14:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mabhak.sch.id/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[Sekitar 150 pemuda utusan 25 negara akan berkumpul di Pantai Anyer, Serang, Provinsi Banten, pada Konferensi Pemuda Internasional (International Youth Conference) sejak 29-30 September 2009.
Kegiatan tersebut akan diikuti sebanyak 150 pemuda terdiri dari 70 orang utusan 25 negara dan 80 pemuda mewakili organisasi kepemudaan, akademisi, serta individu dari Indonesia.
&#8220;Secara teknis Pemprov Banten siap menyambut kedatangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekitar 150 pemuda utusan 25 negara akan berkumpul di Pantai Anyer, Serang, Provinsi Banten, pada Konferensi Pemuda Internasional (International Youth Conference) sejak 29-30 September 2009.</p>
<p>Kegiatan tersebut akan diikuti sebanyak 150 pemuda terdiri dari 70 orang utusan 25 negara dan 80 pemuda mewakili organisasi kepemudaan, akademisi, serta individu dari Indonesia.</p>
<p>&#8220;Secara teknis Pemprov Banten siap menyambut kedatangan para delegasi pemuda dunia tersebut,&#8221; kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Iin Mansyur, di Serang, Jumat (25/9).</p>
<p>Konferensi Pemuda Internasional di Indonesia kali ini merupakan lanjutan dari konferensi serupa di Bahrain pada 2008 lalu. Kegiatan diharapkan menjadi wadah tukar-menukar informasi, pengalaman, dan pengetahuan untuk mengurangi dan mencegah tindak kekerasan dan radikalisme di kalangan pemuda.</p>
<p>&#8220;Konferensi tersebut akan mengeluarkan rekomendasi berupa pesan pemuda dari Banten untuk pemuda dunia,&#8221; ujar Ian.</p>
<p>Tahun ini, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Amerika Serikat, Korea Selatan, serta tuan rumah Indonesia. Sebagai juru bicara, Indonesia diwakili oleh Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo.</p>
<p>sumber <a href="http://edukasi.kompas.com/read/xml/2009/09/25/1509176/pekan.depan.konferensi.pemuda.internasional.digelar.di.banten">kompas.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mabhak.sch.id/2009/09/27/pekan-depan-konferensi-pemuda-internasional-digelar-di-banten/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
