Kegiatan Terkini

Video Mabhak





Online

We have 357 guests and 6 members online

Jejak Pendapat

Siapa Guru favorit kamu di SMA Martia Bhakti (Program : IPA)
 

Kalender Mabhak

Error
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database

Selamat Datang di SMA Martia Bhakti

UN TETAP DILAKSANAKAN UNTUK KUALITAS PENDIDIKAN

 


UN TETAP DILAKSANAKAN UNTUK KUALITAS PENDIDIKAN

DEPOK, Mabhak.com — Wakil Presiden Jusuf Kalla setuju Ujian Nasional (UN) sebagai standar mutu pendidikan. Kalla mengkritik sebagian pendapat yang menentang pelaksanaan UN.
"UN digunakan untuk pemetaan mutu dan program satuan pendidikan, dasar seleksi masuk jenjang berikutnya, serta pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan,"kata Kalla saat membuka Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan di Depok, Jawa Barat, Senin (30/3/2015).
Ia mengatakan anak-anak itu dipaksa belajar. Ada yang mengatakan nanti stres, tapi lebih baik daripada menganggur. Pilih mana ada 100 orang stres (ikut UN) atau 10 juta anak bodoh?.
Menurut Kalla, sistem pendidikan memerlukan disiplin dan kerja keras. Tidak ada siswa yang bisa berhasil tanpa kerja keras. Dengan pertimbangan itu, Kalla menilai setiap siswa harus bekerja keras untuk menghadapi UN.
"Tidak ada orang sukses tanpa kerja keras. Jadi, tidak kerja keras, UN jadi lemah. Coba anak bekerja keras, UN ya (merasa) biasa saja. Yang menganggap UN itu keras adalah orang yang tidak bekerja keras," kata dia.
Ia menyindir guru yang mengkritik pelaksanaan UN. Menurut Kalla, guru yang mengkritik UN sama saja dengan membiarkan siswa bersantai-santai. Pada akhirnya, menurut dia, budaya santai ini yang membuat mutu pendidikan Indonesia tidak meningkat.
Saat menjadi Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Kalla mengaku pernah membandingkan kualitas UN Indonesia dengan negara lain. Setelah dibandingkan, kata dia, UN sekolah menengah atas di Indonesia selama 50 tahun sama dengan UN SMP di Singapura. Sementara itu, UN SMP di Indonesia kualitasnya sama dengan UN SD di Singapura.
"Yang sama mutunya dengan kita hanya Filipina. Makanya, kita sama-sama negara tidak maju," tutur Kalla.
"Sama dengan prestasi olahraga. Di Singapura, galahnya dinaikkan, setiap tahun dinaikkan. Kita sebaliknya, nilai 1,7 wah banyak yang tidak lulus, turunkan jadi 1,6. Begitu banyak yang tidak lulus, turunkan lagi," kata Kalla.
Berbeda dengan penyelenggaraan UN sebelumnya, UN pada tahun ini tidak lagi menjadi syarat kelulusan karena kelulusan peserta didik ditentukan oleh satuan pendidikan.
Namun, hasil UN digunakan untuk pemetaan mutu dan program satuan pendidikan, dasar seleksi masuk jenjang berikutnya, serta pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan.(Kom/ Ahm)

Last Updated (30 March 2015)

JANGAN TAKUT UN BUKAN SYARAT KELULUSAN

Last Updated (30 March 2015)

Read more...

Menyambut Tahun Baru Islam

Hikmah dan Keutamaan Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram

 

Dalam kalender Hijriyah terdapat empat bulan haram, yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Last Updated (09 November 2013)

Read more...

Kegiatan Bulan Bahasa 2013

SMA Martia Bhakti telah mengadakan berbagai kegiatan dalam rangka mengisi Bulan Bahasa, Oktober 2013.Kegiatan dilaksanakan dalam berbagai lomba antar kelas, mulai siswa semester 1, 3 hingga semester 5

Last Updated (04 November 2013)

Read more...

Kurban di Mabhak

Alhamdulillah tahun ini 1434 H, tepatnya Hari Selasa, 10 Dzulhijjah, Yayasan Martia yang terdiri dari TK, SMP dan SMA Martia Bhakti telah melaksanakan penyembelihan Hewan Kurban sebanyak 4 ekor Sapi, dan 5 ekor Kambing.

Read more...