Photo Guru dan Staf Tata Usaha

Video Mabhak






Online

We have 159 guests online

Jejak Pendapat

Siapa Bapak Guru favorit kamu di SMA Martia Bhakti
 

Kalender Mabhak

Gallery : Pengajian Bulanan Siswa

Loading image. Please wait
IMG20180210072315
IMG20180210072315
IMG20180210072517
IMG20180210072648
IMG20180210072713
IMG20180210072833
IMG20180210073255
IMG20180210073324
IMG20180210073443
IMG20180210073523
IMG20180210073619
IMG20180210073813
IMG20180210075509
IMG20180210075746
IMG20180210075830
IMG20180210080216
IMG20180210081416
IMG20180210081542
IMG20180210081608
IMG20180210081630
IMG20180210081658
IMG20180210081737
IMG20180210082106
IMG20180210082432
IMG20180210082625

Dua Sekolah Kota Bekasi Bakal UN Online

Dua Sekolah Kota Bekasi Bakal UN Online

Bekasi, 2/4 (Mabhaknews.com) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Rudi Sabarudin menegaskan, sebanyak 735 siswa yang terdiri dari 309 siswa kelas XII SMAN 5 Bekasi dan 425 siswa kelas XII SMK Yadika 11 Bekasi, dinyatakan siap mengikuti UN Online tahun 2015.

“Dari proses verifikasi yang dilakukan oleh Disdik Kota Bekasi dan tim verifikasi dari Kemendikbud, kedua sekolah ini dinyatakan siap menyelenggarakan UN Online,” tutur Rudi di Kota Bekasi. Kamis.

Dia mengatakan, kedua sekolah tersebut memiliki komputer yang spesifikasinya sudah ditetapkan oleh Kemendikbud. Spesifikasinya sudah memenuhi standar yang sudah ditetapkan. Sedangkan ketentuan pelaksanaannya ditetapkan 1:3, maka sistem ujiannya akan menggunakan sistem shift. Selain itu mereka juga memiliki beberapa komputer cadangan sebagai syarat tambahannya.

“Mereka akan melaksanakan ujiannya dengan sistem shift, setiap shift-nya berisikan 100 siswa dengan materi soal berupa pilihan ganda dan setiap soal akan berbeda bagi setiap siswa,” paparnya.

Sedangkan  kesiapan SDM untuk mengoperasikan komputer, menurutnya kedua sekolah tersebut sudah mendapatkan pelatihan sesuai dengan tupoksi mereka ketika melaksanakan UN dengan sistem 'Computer Based Test' (CBT) mereka sudah dilatih untuk menghadapi masalah ketika pelaksanaannya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Bekasi menegaskan UN di Kota Bekasi pada 2015 ini tetap menggunakan pola lama yakni menggunakan kertas. Karena sarana dan prasarana belum mendukung.

”Kami tegaskan sekali lagi, bahwa UN yang dilaksanakan di Kota Bekasi tetap menggunakan sistem lama, yakni mengerjakannya masih menggunakan kertas,” kata Dedi Junaedi Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Dinas Pendidikan Kota Bekasi dinilai tidak konsisten membuat keputusan penerapan Ujian Nasional (UN) online di Kota Bekasi. Pasalnya, saat ini Disdik Kota Bekasi menyatakan, sebanyak 735 siswa berhak mengikuti UN Online.

Sementara itu, Pengamat Pendidikan Kota Bekasi, Sardi Efendi mengatakan, Dinas Pendidikan Kota Bekasi harus menjelaskan kepada masyarakat dan pelajar terkait tidak konsistennya keputusan tersebut.

“Kebijakan itu saya kira perlu dijelaskan oleh Disdik agar sekolah, siswa maupun orang tua punya kesiapan untuk UN Online tersebut. Karena sebelumnya Disdik menyatakan di Kota Bekasi tidak ada UN Online,” tegasnya. (Go/ahm)

Last Updated (23 July 2016)