Kegiatan Terkini

Video Mabhak





Online

We have 328 guests and 6 members online

Error
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database
  • Unable to load Cache Storage: database

Dua Sekolah Kota Bekasi Bakal UN Online

Dua Sekolah Kota Bekasi Bakal UN Online

Bekasi, 2/4 (Mabhaknews.com) - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Rudi Sabarudin menegaskan, sebanyak 735 siswa yang terdiri dari 309 siswa kelas XII SMAN 5 Bekasi dan 425 siswa kelas XII SMK Yadika 11 Bekasi, dinyatakan siap mengikuti UN Online tahun 2015.

“Dari proses verifikasi yang dilakukan oleh Disdik Kota Bekasi dan tim verifikasi dari Kemendikbud, kedua sekolah ini dinyatakan siap menyelenggarakan UN Online,” tutur Rudi di Kota Bekasi. Kamis.

Dia mengatakan, kedua sekolah tersebut memiliki komputer yang spesifikasinya sudah ditetapkan oleh Kemendikbud. Spesifikasinya sudah memenuhi standar yang sudah ditetapkan. Sedangkan ketentuan pelaksanaannya ditetapkan 1:3, maka sistem ujiannya akan menggunakan sistem shift. Selain itu mereka juga memiliki beberapa komputer cadangan sebagai syarat tambahannya.

“Mereka akan melaksanakan ujiannya dengan sistem shift, setiap shift-nya berisikan 100 siswa dengan materi soal berupa pilihan ganda dan setiap soal akan berbeda bagi setiap siswa,” paparnya.

Sedangkan  kesiapan SDM untuk mengoperasikan komputer, menurutnya kedua sekolah tersebut sudah mendapatkan pelatihan sesuai dengan tupoksi mereka ketika melaksanakan UN dengan sistem 'Computer Based Test' (CBT) mereka sudah dilatih untuk menghadapi masalah ketika pelaksanaannya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Bekasi menegaskan UN di Kota Bekasi pada 2015 ini tetap menggunakan pola lama yakni menggunakan kertas. Karena sarana dan prasarana belum mendukung.

”Kami tegaskan sekali lagi, bahwa UN yang dilaksanakan di Kota Bekasi tetap menggunakan sistem lama, yakni mengerjakannya masih menggunakan kertas,” kata Dedi Junaedi Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Dinas Pendidikan Kota Bekasi dinilai tidak konsisten membuat keputusan penerapan Ujian Nasional (UN) online di Kota Bekasi. Pasalnya, saat ini Disdik Kota Bekasi menyatakan, sebanyak 735 siswa berhak mengikuti UN Online.

Sementara itu, Pengamat Pendidikan Kota Bekasi, Sardi Efendi mengatakan, Dinas Pendidikan Kota Bekasi harus menjelaskan kepada masyarakat dan pelajar terkait tidak konsistennya keputusan tersebut.

“Kebijakan itu saya kira perlu dijelaskan oleh Disdik agar sekolah, siswa maupun orang tua punya kesiapan untuk UN Online tersebut. Karena sebelumnya Disdik menyatakan di Kota Bekasi tidak ada UN Online,” tegasnya. (Go/ahm)