Logika Asa

- Identitas Buku
Judul Buku : Logika Asa
Penulis : Valerie Patkar
Tebal Buku : 348 Halaman
Penerbit : Bhuana Ilmu Populer
Tahun Terbit : 2024
ISBN : 978-623-04-1786-3
- Sinopsis
Novel ini ditulis dari pertanyaan sederhana ”Aku sudah menyelesaikan banyak hal dalam hidup, tetapi mengapa aku tidak bisa bahagia?” Valerie selalu mengingatkan semua orang untuk bahagia. Namun, melalui buku ini dia memahami bahwa terlalu mengejar kebahagiaan justru sering membuat seseorang melupakan kedamaian hati.
Memiliki keistimewaan memang sebuah anugerah dari Allah, tetapi yang menjadi pertanyaan, akankah keistimewaan dapat membawa seseorang pada kebahagiaan? Sebuah bacaan populer yang mengusung tema privilege dan perundungan ini menceritakan tentang dua insan yang tidak pernah merasa sukup dengan diri mereka sendiri.
Dalam novel ”Logika Asa” ini bukan hanya mengisahkan mengenai perjalanan hidup para tokoh dan kisah cinta semata, melainkan hubungan yang rumit antara akak-berasik, keluarga, dan juga lingkup pertemanan yang mendukung satu sama lain.
Alurnya tertata dengan rapi tanpa terburu-buru sehingga mampu menikmati setiap bacaannya. Pelukisan tokoh laki-laki yang kaku dalam bersikap dan berbahasa justru membius pembaca untuk mengidolakan sosok sepertinya. Konflik keluarga yang diangkat dalam novel ini berhasil memunculkan perasaan geram sekaligus kasihan.
- Kelebihan Buku
Kelebihan yang ada di buku ini yaitu:
- Sampul buku yang memukau, nuansa biru-abu penuh visual gambar yang mencerminkan tokoh-tokohnya, Milly dan Dion.
- Pemilihan kertas yang tepat menambah kenyamanan membaca dama durasi yang cukup lama.
- Banyak menyelipkan kata semangat untuk menjalani kehidupan, menerima lebih kurangnya diri sendiri serta merayakan setiap pencapaian-pencapaian kecil dalam hidup.
- Kekurangan Buku
Kekurangan yang ada di buku ini yaitu:
- Banyak yang dicampur dengan Bahasa inggris, mungkin bisa diasumsikan menjadi hal yang keren, namun bagi pembaca yang tidak menguasai akan merasa kesulitan.
- Tidak ditemukan dafta isi yang memudahkan untuk membaca baba tau subbab yang diinginkan.
- Penulisan ‘orangtua’ seperti pada halaman 91, 92, dan 181 penulisan yang tepat seharusnya dipisahkan yakni ’orang tua’ diartikan sebagai ayah dan ibu.