Ayah Ini Arahnya kemana ya?

IDENTITAS BUKU

Judul Buku : Ayah Ini Arahnya Kemana, ya ?   Penerjemah : Ninuk Sulistyawati

Penulis : Khoirul Trian                                 Halaman : 164 halaman

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama              ISBN : 9786022083795

Tahun Terbit : Oktober 2024                       Harga Buku : Rp. 79.000,-

Bahasa : Indonesia

Genre : Melodrama

SINOPSIS

Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya? karya Khoirul Trian mengisahkan tentang pengalaman seorang anak yang kehilangan sosok ayah, sosok yang menjadi pembimbing hidupnya. Buku ini berfokus pada perjalanan emosional sang tokoh utama saat ia mencoba menemukan jalan hidupnya tanpa sosok ayah. Kisah ini membangkitkan perasaan kesepian dan kebingungan, yang pada akhirnya menuntunnya untuk menerima bahwa hidup harus terus berlanjut meskipun tidak memiliki arah yang jelas.

Buku ini mengangkat tema kehilangan dan bagaimana seseorang bisa merasa bingung setelah kehilangan seseorang yang penting. Buku ini mengupas masalah “tanpa ayah” dan konflik internal yang muncul ketika seorang anak kehilangan sosok ayah yang memberikan arahan. Buku ini terdiri dari lima bab yang dirancang untuk mendorong refleksi, perasaan, dan penerimaan. Buku ini mencakup berbagai aktivitas yang melibatkan pembaca secara intelektual dan emosional, sehingga menciptakan pengalaman membaca yang interaktif.

  1. BIODATA PENULIS:

Nama: Khoirul Trian

Tanggal Lahir : 26 september 1968

Jenis Kelamin : Laki-Laki

Berikut sejarah sang penulis Novel Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?, Ia lahir pada tanggal 26 September 1998 di Kalianda, Lampung. Saat ini, ia adalah mahasiswa semester akhir di Universitas Islam Negeri di Lampung. Trian mulai menulis untuk mengekspresikan perasaan cemasnya. Meskipun latar belakangnya bukan sastra atau bahasa, ia selalu tertarik pada dunia tulis-menulis. Ia dikenal dengan gaya penulisannya yang puitis dan mudah dipahami, terutama di kalangan remaja dan Gen Z. Karya-karyanya sering kali mengandung pesan moral yang mendalam, sehingga memungkinkan pembaca untuk merasakan emosi dan belajar dari pengalaman yang ia tulis. Trian melihat namanya sebagai dorongan untuk terus berkarya dan berbagi melalui tulisan-tulisannya. Ayahnya memberinya nama tersebut sebagai doa agar ia menjadi orang yang berguna bagi orang lain.

  1. KEKURANGAN NOVEL:

Buku ini berfokus pada isu “kehilangan ayah”. Pembaca yang belum pernah mengalami kehilangan seperti ini mungkin akan merasa kurang relevan dan penokohan didalam cerita tidak ada, jadi rasanya seperti membaca buku motivasi.

  1. KELEBIHAN NOVEL:

Buku ini berisi halaman aktivitas yang memungkinkan pembaca terlibat dengan cerita secara emosional dan intelektual, memperdalam hubungan mereka dengan karakter dan tema.

Buku ini memberikan penghiburan bagi mereka yang mengalami kehilangan. Penulis menangkap perasaan mendalam seorang anak yang merindukan ayah mereka dan bimbingan dalam hidup.

KESIMPULAN

Novel ini sangat bagus dibaca untuk para orang tua yang memiliki anak terutama ayah dan sang anak. Hal itu dikarenakan memberikan penghiburan dan inspirasi, mengingatkan pembaca tentang kekuatan batin mereka untuk terus maju bahkan ketika hidup terasa tidak pasti.