RESENSI BUKU ISTIRAHATKAN DIRIMU DARI KESIBUKAN DUNIAWI – SUHARYATI

Resensi Buku

Judul Buku : Istirahatkan Dirimu dari Kesibukan Duniawi

Penulis : Ibnu Atha’illah as-Sakandari

Penerbit : Turos Pustaka

Kategori : Tasawuf/Pengembangan Spiritual Islam

Isi dan Pembahasan

Buku ini merupakan karya tasawuf klasik yang berisi nasihat dan renungan mendalam tentang hubungan manusia dengan Allah. Ibnu Atha’illah as Sakandari menekankan bahwa tidak semua urusan hidup berada dalam kendali manusia. Banyak hal telah Allah tetapkan, sehingga manusia seharusnya tidak larut dalam kecemasan berlebihan, ambisi duniawi, atau keinginan untuk selalu mengatur hasil sesuai kehendaknya sendiri. Melalui penjelasan yang sederhana namun penuh makna, penulis mengajak pembaca untuk memahami konsep tawakal, yaitu berserah diri kepada Allah setelah berusaha, serta ikhlas dan ridha dalam menerima ketentuan-Nya. Kesibukan dunia sering kali membuat manusia lupa pada tujuan utama hidup, yaitu beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Oleh karena itu, buku ini berfungsi sebagai pengingat agar manusia tidak menjadikan dunia sebagai pusat perhatian, melainkan sebagai sarana menuju kehidupan akhirat. Isi buku ini tidak disusun dalam bentuk cerita, melainkan kumpulan nasihat dan pemikiran spiritual yang dapat dibaca secara terpisah. Setiap bagian mengajak pembaca untuk merenung, menenangkan hati, dan memperbaiki niat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

 

Unsur Intrinsik/Isi Buku

Tema: Keseimbangan hidup dan ketenangan batin di tengah kesibukan dunia.

Pesan Moral: Jangan sampai kesibukan dunia membuat kita lupa pada diri sendiri, keluarga, dan nilai spiritual.

Gaya Bahasa: Sederhana, reflektif, dan menyentuh hati.

Sudut Pandang: Menggunakan sudut pandang penulis sebagai pengamat kehidupan sosial dan spiritual.

 

Kelebihan Buku

Kelebihan utama buku ini terletak pada kedalaman pesan spiritualnya yang tetap relevan sepanjang zaman. Meskipun merupakan karya tasawuf, bahasa yang digunakan cukup ringan sehingga dapat dipahami oleh pembaca awam. Nasihat-nasihat di dalamnya juga sangat sesuai dengan kondisi masyarakat modern yang sering mengalami kelelahan mental, kegelisahan, dan krisis makna hidup. Selain itu, buku ini fleksibel untuk dibaca kapan saja dan tidak harus berurutan, sehingga cocok dijadikan bacaan refleksi harian.

 

Kekurangan Buku

Kekurangan buku ini adalah tidak adanya alur cerita atau contoh kisah konkret seperti yang terdapat dalam novel atau buku motivasi populer. Hal ini mungkin membuat sebagian pembaca merasa bosan atau kesulitan memahami maknanya secara langsung. Selain itu, beberapa istilah tasawuf membutuhkan pemahaman dan perenungan lebih agar pesan yang disampaikan dapat diterima secara utuh.

 

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Istirahatkan Dirimu dari Kesibukan Duniawi merupakan buku yang sangat layak dibaca oleh siapa saja yang ingin menenangkan hati dan memperbaiki hubungan spiritual dengan Allah. Buku ini mengajarkan bahwa ketenangan sejati tidak diperoleh dari pencapaian duniawi, melainkan dari kepasrahan, keikhlasan, dan kedekatan kepada Allah. Bacaan ini sangat bermanfaat bagi pembaca yang merasa lelah secara batin dan membutuhkan panduan untuk menemukan kedamaian jiwa.