RESENSI BUKU MY HOME MY SELF – MILLA SUDHARYANTI
‘MY HOME: MY SELF’
Penulis : Aji Tri Prasetyo
Penerbit : C-Klik Media
ISBN : 978-623-357-146-3
Tebal : 160 halaman
Cetakan tahun 2026
Setiap hari kita melakukan hal berat yang menguras energi, menjalani kesibukan dan bertemu dengan banyak orang. Sejenak kita melupakan persoalan runyam yang ada di kepala. Tapi ketika kembali ke rumah, hanya hampa yang kita rasa.
Nyatanya, ke mana pun kita melangkah dan sesibuk apa pun kita untuk lari dari segala luka, kita tidak pernah bisa benar-benar melupakannya. Mungkin kita bisa bercerita, tapi lagi-lagi orang lain tidak akan bisa mengerti keadaan kita. Pada akhirnya, kita hanya bisa mengandalkan diri sendiri. Sebab yang tidak pernah pergi, dan yang paling mengerti, ya hanya diri sendiri.
‘My Home: My Self’ merupakan sebuah buku self-improvement karya Aji Tri Prasetyo. Buku yang menggugah pikiran dan perasaan tentang hubungan antara rumah dan identitas. Penulis berhasil menangkap esensi rumah sebagai tempat yang lebih dari sekadar bangunan fisik, tetapi sebagai cerminan siapa diri kita.
Buku ini terbagi ke dalam sejumlah bab yang mengulas berbagai aspek dari konsep “rumah”.
Gaya penulisan Aji Tri Prasetyo dalam ‘My Home: My Self’ cenderung reflektif dan naratif, menggabungkan antara observasi sehari-hari dengan wawasan filosofis yang mendalam.
Dengan bahasa yang sederhana namun menyentuh, penulis berhasil mengajak pembaca untuk terlibat secara emosional dan intelektual dalam perjalanan menemukan makna rumah. Definisi akan kata rumah mungkin bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Tentu, rumah juga bisa diartikan sebagai sebuah bangunan tempat kita beristirahat, tetapi rumah yang sebenar-benarnya harusnya ada di dalam diri kita sendiri. Sebuah ruang yang kita bangun dalam diri, tempat kita istirahat, merenung, dan berdiskusi.
Dalam bukunya, penulis menambahkan lima cara untuk menjadi versi terbaik dari diri sendiri adalah :
Pertama, mencoba hal-hal baru
Kedua, memiliki pendirian
Ketiga, memiliki tujuan hidup
Keempat, sadarilah bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya
Terakhir, berdamailah dengan kekurangan sendiri
Melalui karyanya, Penulis berharap dapat menginspirasi pembaca untuk menjelajahi diri mereka sendiri dan menemukan kekuatan dalam keheningan melewati semua ujian.