RESENSI BUKU FILOSOFI MENIKMATI HIDUP KARENA HIDUP ADALAH PERJALANAN, BUKAN PERLOMBAAN – DWI HANDAYANI
- IDENTITAS BUKU
Judul Buku : FILOSOFI MENIKMATI HIDUP
Penulis : Katla Malatika
Penerbit : Caesar Media Pustaka
Tahun Terbit : Cetakan ke-11, Februari 2025
Ukuran Buku : 135 mm x 200 mm
Jumlah Halaman : 168 halaman
Desain Cover : Tim Caesar Medika
Layout : Tim Caesar Medika
ISBN : 978-6025-964-47-3
Genre : Pengembangan Diri / Motivasi
- RINGKASAN ISI BUKU
Buku Filosofi Menikmati Hidup karya Katla Malatika mengulas bagaimana cara menjalani kehidupan secara lebih sadar, penuh penghargaan, dan disertai kebijaksanaan. Penulis memulai dengan membahas realitas kehidupan modern yang penuh tekanan, tuntutan sosial, dan ambisi pribadi yang sering kali membuat seseorang merasa lelah secara mental maupun emosional. Penulis mengajak pembaca menyadari bahwa kebahagiaan tidak selalu bersumber dari hal-hal di luar diri, melainkan lahir dari sudut pandang seseorang dalam memaknai hidupnya.
Katla Malatika kemudian menguraikan bahwa menikmati hidup bukan berarti hidup tanpa masalah, melainkan kemampuan untuk menerima setiap fase kehidupan dengan lapang dada. Ia menjelaskan pentingnya kesadaran diri (self-awareness) sebagai langkah awal untuk memahami emosi, keinginan, dan batasan diri sendiri. Dengan kesadaran ini, seseorang dapat lebih bijak dalam menyikapi kegagalan, penolakan, maupun kehilangan.
Buku ini juga membahas nilai kesederhanaan sebagai kunci kebahagiaan. Penulis menekankan bahwa kebahagiaan sejati sering kali hadir dari hal-hal kecil, seperti rasa syukur atas kesehatan, keluarga, persahabatan, dan waktu luang. Selain itu, pembaca diajak untuk melepaskan standar kebahagiaan yang ditentukan oleh orang lain dan mulai membangun definisi kebahagiaan versi diri sendiri. Langkah yang bisa kita ambil untuk bisa menikmati hidup adalah dengan menggunakan waktu kita saat ini untuk hanya mengubah dan mengendalikan apa yang berada dalam kontrol kita, dan melepaskan hal-hal yang memang bukan kuasa kita untuk mengubahnya. Artinya, berbuat baiklah tanpa berharap berlebihan atas kebaikan tersebut. Dengan begitu, kita tidak perlu membuang-buang energi untuk mengatasi rasa kecewa dan sakit hati yang membuat kita sulit menikmati hidup.
Secara keseluruhan, buku ini menawarkan panduan reflektif untuk menjalani hidup dengan lebih tenang, sadar, dan penuh rasa syukur. Dengan bahasa yang ringan dan mengalir, Katla Malatika menyampaikan pesan bahwa kualitas hidup tidak ditentukan oleh seberapa banyak yang dimiliki, melainkan oleh bagaimana seseorang memaknai dan menghargai setiap proses yang dijalani.
- KEKURANGAN BUKU
- Walaupun menggunakan istilah “filosofi”, isi buku lebih bersifat motivasional daripada kajian filsafat yang mendalam atau teoritis.
- Beberapa bagian terasa kurang mendalam karena lebih banyak membahas konsep secara garis besar.
- Meskipun ada ilustrasi, akan lebih bagus lagi apabila disertai contoh yang lebih detail dan aplikatif.
- KELEBIHAN BUKU
- Penulis menggunakan gaya bahasa yang sederhana, mengalir, dan tidak terlalu teoritis sehingga mudah dipahami oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang dewasa.
- Isi buku sangat dekat dengan realitas kehidupan masa kini yang penuh tekanan, tuntutan sosial, dan perbandingan di media sosial. Pesan yang disampaikan terasa kontekstual dan aktual.
- Buku ini tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga mendorong pembaca untuk merenung dan mengevaluasi cara pandang terhadap kehidupan, kegagalan, dan kebahagiaan.
- Nuansa buku cenderung hangat dan menenangkan, cocok bagi pembaca yang sedang mencari bacaan self-healing atau penguatan mental.
- Setiap topik dibahas secara singkat dan langsung pada inti pembahasan sehingga tidak terasa bertele-tele.
Dwi Handayani