RESENSI BUKU “BUKU CONTEKAN SAAT DEWASA” – FILLAH DARMA MAULUDIN
IDENTITAS BUKU
Judul Buku : Buku Contekan Saat Dewasa
Pengarang : Yosia Margaretta Situmeang
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Tahun Terbit : 2026
Tebal Buku : 182
ISBN : 978-623-00-7398-4
TENTANG PENULIS
Yosia Margaretta Situmeang adalah seorang penulis Indonesia yang dikenal melalui karya-karya reflektif bertema pertumbuhan diri (personal growth), relasi, dan dinamika psikologis kehidupan dewasa. Melalui gaya penulisannya yang khas—jujur, hangat, dan sangat dekat dengan realitas keseharian—Yosia kerap menyuarakan isu-isu pergulatan batin yang sering kali disembunyikan orang dewasa. Sudut pandangnya yang empatik membuat tulisan-tulisannya tidak terkesan menggurui, melainkan terasa seperti merangkul dan menemani pembaca melewati masa-masa sulit.
SINOPSIS
Tidak ada yang pernah memberikan modul atau kisi-kisi resmi mengenai bagaimana cara menjadi dewasa yang ideal. Memasuki fase kedewasaan, kita sering kali dipaksa untuk terlihat kuat di tengah tuntutan karier yang melelahkan, hubungan antarmanusia yang rumit, dan ekspektasi sosial yang seolah tidak ada habisnya. Banyak dari kita yang tertawa di luar, tetapi sebenarnya “retak” di dalam.
Buku Contekan Saat Dewasa hadir sebagai rangkuman refleksi bagi mereka yang sedang bingung menghadapi ketidakpastian hidup. Buku ini memvalidasi bahwa hidup tidak selalu berjalan linear sesuai urutan baku masyarakat: kuliah, kerja, menikah, lalu bahagia. Nyatanya, realitas sering kali menyuguhkan urutan yang acak: kerja, burnout, healing, lalu terpaksa mengulang lagi dari nol. Buku ini menjadi pengingat bahwa kebingungan dan kelelahan dalam proses pendewasaan adalah hal yang sepenuhnya valid dan manusiawi.
ISI RESENSI
Melalui lembar demi lembar buku ini, Yosia Margaretta Situmeang membedah realitas emosional yang dialami oleh orang dewasa muda secara gamblang. Narasi yang dibangun tidak menawarkan janji-janji manis atau formula instan penjamin kesuksesan, melainkan mengajak pembaca untuk berani jujur pada diri sendiri.
Buku ini menyoroti bagaimana kita sering kali terjebak dalam lingkaran melelahkan karena terus-menerus mengejar standar keberhasilan orang lain. Penulis membahas luka-luka yang tidak terlihat—mulai dari tekanan di lingkungan kerja, dinamika dalam membangun rumah tangga, hingga dilema dalam menentukan pilihan hidup. Menariknya, isi buku ini menekankan pentingnya konsep “berhenti sejenak tanpa harus merasa kalah.” Yosia membagi perspektif bahwa merasa cukup adalah sebuah keputusan pribadi yang merdeka, bukan sebuah kompetisi yang harus dimenangkan dari orang lain.
KELEBIHAN BUKU
Buku ini terasa sangat menenangkan karena ditulis dengan empati yang tinggi. Penulis bertindak sebagai “teman curhat” yang duduk di sebelah pembaca, alih-alih seorang motivator yang mendikte dari atas panggung. Pemilihan diksi dan gaya bahasa yang digunakan sangat dekat dengan dinamika emosi Gen Z dan Milenial saat ini, terutama istilah-istilah yang relevan dengan kesehatan mental dan dunia kerja (seperti burnout dan ekspektasi sosial).
KEKURANGAN BUKU
Bagi sebagian pembaca, yang mencari buku panduan praktis berbasis langkah demi langkah untuk menyelesaikan masalah finansial atau karier, buku ini mungkin terasa terlalu abstrak karena lebih berfokus pada penerimaan emosi dan penataan ulang pola pikir (mindset). Karena sifatnya yang reflektif dan penuh perenungan, pembaca yang menyukai tipe buku self-help yang dinamis, padat data, atau bernada cepat mungkin akan merasa alur penyampaian buku ini sedikit lambat
PENUTUP
Buku Contekan Saat Dewasa karya Yosia Margaretta Situmeang adalah sebuah “oase” di tengah riuhnya tuntutan dunia modern yang serbacepat. Buku ini mengingatkan kita bahwa menjadi dewasa bukanlah tentang seberapa sempurna kita menjawab semua ujian hidup, melainkan tentang kesetiaan dan keberanian kita untuk tetap melangkah, bahkan ketika soal ujian di depan kita terasa mustahil untuk diselesaikan. Buku ini sangat direkomendasikan bagi siapa saja yang sedang merasa lelah, bingung, dan membutuhkan pelukan hangat dalam bentuk tulisan.